Nama-nama Pulau di Indonesia yang Jadi Nama Jalan di Utrecht, Belanda

Nama-nama Pulau di Indonesia yang Jadi Nama Jalan di Utrecht, Belanda

Kawasan Lombok di Kota Utrecht, Belanda, memiliki jalan yang semuanya dinamai atas nama-nama pulau di Indonesia © Google Maps

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Indonesia memang memiliki sejarah kelam dengan Belanda. Dengan menjajah tanah air selama ratusan tahun, ternyata negeri kincir angin ini juga mendapatkan beberapa peninggalan akulturasi budaya dari Bangsa Indonesia.

Di Kota Utrecht misalnya. Sebagai Ibukota Provinsi Utrecht, dan kota terbesar keempat di Belanda, sebuah kawasan di kota ini memiliki jalan yang semuanya dinamai dengan nama-nama pulau yang ada di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kawasan ini bernama Lombok, lengkap dengan nama-nama jalan seperti Sumatera, Borneo, Java, Bali, Riau, Lombok, Semarang, Tidore, Flores, Surabaya, Ternate, Palembang, Bandung, dan Medan.

Selain memiliki jalan yang dinamakan dari nama-nama pulau di Indonesia, kota yang hanya berjarak 45 menit dari ibu kota Belanda, Amsterdam, merupakan rumah bagi sekitar 45 ribu warga muslim atau sekitar 14 persen dari total penduduk Kota.

Sehingga, tidak salah jika akan dengan mudah ditemukan Masjid Ulu di Kawasan Lombok, Kota Utrecht ini. Kawasan yang memiliki nama-nama jalan dari sebuah negara dengan populasi penduduk muslim terbesar yang ada di seluruh dunia, yaitu Indonesia.

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga32%
Pilih SedihSedih18%
Pilih SenangSenang18%
Pilih Tak PeduliTak Peduli14%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi9%
Pilih TerpukauTerpukau9%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Terpilihnya Guru Besar Indonesia Menjadi Wakil Ketua Komisi Pangan Dunia Sebelummnya

Terpilihnya Guru Besar Indonesia Menjadi Wakil Ketua Komisi Pangan Dunia

Pawai Hadrat di Kaimana, Tradisi Rayakan Idulfitri Tanpa Sekat Selanjutnya

Pawai Hadrat di Kaimana, Tradisi Rayakan Idulfitri Tanpa Sekat

Adi Perkasa

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.