Puluhan siswa kelas bahasa internasional di Australia mendatangi arena Melbourne International Film Festival (MIFF) 2017. Mereka menonton berbagai film berbahasa asing, termasuk Salawaku yang merupakan karya sineas Indonesia.

Salawaku merupakan film drama berbentuk kisah perjalanan (road movie). Film yang dirilis pada 2016 ini menceritakan persahabatan dua anak muda beda usia dan latar belakang. Kisah tentang pencarian diri berlatar belakang keindahan alam Pulau Seram Bagian Barat, menjadi inti dari cerita ini.

Film ini mendapat banyak penghargaan, seperti tiga Piala Citra untuk Aktris Pendukung Terbaik, Sinematografi Terbaik dan Aktor Anak Terbaik di tahun 2016. Pada 2017, film ini juga diganjar penghargaan Indonesian Movie Actors Award kategori Aktris Pendukung Terbaik.

Dikutip dari abc.net, film Salawaku juga ditayangkan dalam arena MIFF yang berlangsung pada 3-20 Agustus 2017 di Melbourne, Australia. Film ini dimasukkan dalam program MIFF School yang ditujukan bagi pelajar kelas bahasa asing. Program ini menayangkan film berkualitas dari negara non berbahasa Inggris yang paling banyak diajarkan di Australia, seperti Prancis, Jerman, Yunani, Indonesia, Jepang, Mandarin dan Spanyol.

Bahasa Indonesia merupakan bahasa Asia terbanyak yang diajarkan di sekolah-sekolah di Australia. Selain alasan kualitas film, penggunaan bahasa yang baik dan pengucapan dialog dalam film dapat diikuti oleh para pembelajar Bahasa Indonesia, menjadi alasan terpilihnya film ini di MIFF.

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu