Indonesia, Negeri Surga Sarang Burung Walet

Indonesia, Negeri Surga Sarang Burung Walet
info gambar utama

Indonesia merupakan satu-satunya negara yang mengembangkan budidaya burung walet. Sarang burung walet sangat diburu, hal ini jelas menguntungkan Indonesia sebagai produsen sarang walet terbesar di dunia. Sarang burung walet dihasilkan oleh lidah burung tersebut. Produksi sarang burung walet di Indonesia mencapai 120 ton per tahun. Konsumen saran burung walet tersebar di Asia, seperti Cina, Hongkong, Taiwan, Korea, Malaysia, dan Singapura.

Mengkonsumsi sarang burung walet diyakini berguna bagi kesehatan karena mengandung banyak nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Selain itu, mengkonsumsi sarang burung walet dapat menjaga kesehatan reproduksi. Sarang burung walet juga dapat digunakan sebagai obat untuk beberapa penyakit, seperti penyakit paru, kanker, tekanan darah rendah, suhu tubuh tinggi. Berdasarkan penelitian di Hongkong, sarang burung walet dapat diberikan pada pasien pengidap AIDS untuk menjaga kualitas hidupnya.

Sup Sarang Burung Walet
info gambar

Sampai saat ini, panen sarang burung walet masih dilakukan secara tradisional, yaitu dengan menelusuri gua-gua yang menjadi tempat tinggal burung walet. Kondisi alam yang sangat natural terkadang membuat produksi sarang burung walet menurun. Penyebabnya adalah keadaan iklim yang tidak stabil. Oleh karena itu muncul wacana untuk membudidayakan burung walet di rumah tua. Rumah tersebut harus mendukung kondisi si burung walet. Tujuannya agar burung walet tidak kabur ke lokasi lain.

Bisnis sarang burung walet kini sedang naik daun di Indonesia. Pasar yang luas hingga ke seluruh Asia menjadi daya tarik tersendiri. Meskipun demikian, menjalankan bisnis ini tidak mudah. Diperlukan modal dan investasi yang tak sedikit untuk pembangunan rumah walet. Langkah selanjutnya yaitu melakukan pengawasan dan perawatan secara rutin. Dengan serangkaian proses panjang ini, tak heran jika harga sarang burung walet sangat fantastis. Satu kilogram sarang burung walet dihargai belasan hingga puluhan juta rupiah.


Sumber: dihimpun dari berbagai sumber

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini