Kopi Merapi

Kopi Merapi

Pak Kasno membawa kopi olahannya di kebun Kopi milknya di Cangkringan, Yogyakarta (20/08) ©Herlambang Jati Kusumo

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Saat ini kopi telah menjadi gaya hidup bagi kebanyakan orang. Tak bisa dipungkiri saat ini telah “menjamur” kedai kopi di berbagai sudut kota Yogyakarta. Namun dari sekian banyak kedai kopi, ada salah satu kedai kopi yang patut pula untuk dicoba. Lokasinya berada di ujung utara Yogyakarta, disekitaran kawasan wisata bunker Merapi. Kedai Kopi tersebut milik Pak Kasno.

Kedai Kopi milik Pak Kasno ini telah mulai membuat kopi Merapi sejak berakhirnya Erupsi Merapi di tahun 2010. Ide awal dia membuat kopi karena melihat biji kopi yang berserakan di pengungsian. “Saya punya ide untuk menananm bibit/ biji itu untuk saya tanam, ya sekitar 100an bibit awalnya,” ungkap Kasno.

Tak perlu dipungkiri setiap bencan tentu pula tidak hanya menimbulkan derita, namun banyak yang bisa dipelajari dibalik itu, dan pasti ada manfaatnya. Salah satu manfaat itu dimana tanah akibat erupsi merapi menjadi lebih sebur, hal itu pula yang menjadi tanaman kopi Pak Kasno tumbuh, selain dengan pupuk kotoran lembu.

Ditempat Pak Kasno kita dapat melihat langsung bagaimana proses panen biji kopi, pengolahannya, hingga menjadi kopi yang siap diminum. Harga kopi di tempat Pak Kasno juga sangat terjangkau mulai dibawah 10 ribu untuk satu cangkir kopinya hingga harga seratusan ribu untuk kopi yang sudah dibungkus.

Kopi Arabika milik Pak Kasno yang telah dipanen dan dicuci dengan proses honey. Biji Kopi ini juga sudah di ekspor diberbagai Negara seperti Singapura, Korea, Jepang, Perancis, Jerman dan berbagai Negara lainnya.

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga100%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Mengenal 10 Festival Budaya Asli Indonesia. Beberapa Sudah Ada Yang Dikenal Di Kancah Internasional Loh! Sebelummnya

Mengenal 10 Festival Budaya Asli Indonesia. Beberapa Sudah Ada Yang Dikenal Di Kancah Internasional Loh!

Membangun Pola Pikir Agile Dalam Tim Selanjutnya

Membangun Pola Pikir Agile Dalam Tim

Herlambang Jati Kusumo
@herlambangjati

Herlambang Jati Kusumo

jatiherlambang.wordpress.com

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.