Si Cantik, Michelle Victoria Alriani Yang Bawa Kebudayaan Yogyakarta Dalam Ajang Miss Earth 2017

Si Cantik, Michelle Victoria Alriani Yang Bawa Kebudayaan Yogyakarta Dalam Ajang Miss Earth 2017
info gambar utama

Michelle Victoria Alriani mewakili Indonesia ke ajang Miss Earth Internasional di Filipina. Perempuan kelahiran bandung tersebut fasih berbahasa Indonesia, Jepang, Prancis, dan Inggris. Michelle begitu sapaan akrabnya, akan mengusung filosofi Jawa"Hamemayu Hayuning Bawono" pada kontes Putri Lingkungan Hidup Sedunia.

Hamemayu Hayuning Bawono sendiri bermakna usaha manusia untuk memperindah keindahan dunia. Dunia bersifat komprehensif yang mencakup kehidupan pribadi manusia (bawana alit), bangsa dan dunia (bawana ageng), dan dunia akhirat yang kekal (bawana langgeng). Selain itu, filosofi ini memaparkan lingkungan hidup yang kompleks. Hal itu mencakup dimensi budaya dan dimensi spiritual yang harus dipercantik oleh insan yang berperasaan halus dan berjiwa luhur.

“Busana merupakan ungkapan doa yang lahir dari batin yang suci,” ujar Michelle pada Liputan6 Selasa (12/9).

Press Conference Michelle Goes To Miss Earth 2017 |metrotvnews
info gambar

Michelle akan tampil dengan busana yang dirancang penuh makna luhur. Seperti warna putih menggambarkan kesucian hati, warna soft pink dan soft green melambangkan kelembutan batin, ornamen bunga menyimbolkan harapan dan kecantikan, serta ornamen burung yang berkaitan dengan ungkapan Golekana Tapake Kuntul Mabur (carilah telapak kaki burung yang sedang terbang). Ungkapan itu melambangkan pribadi luhur yang hidupnya tidak terjerat oleh hawa nafsu duniawi dan hanya berorientasi menyembah Tuhan serta melayani sesama. Tidak hanya itu, perhiasan yang digunakan juga cukup unik, terdapat beberapa ornamen dari bahan bekas hasil daur ulang.

“Saat dunia mengusung pemikiran modern untuk menyelesaikan masalah lingkungan hidup, saya menawarkan solusi alternatif berupa kearifan lokal Indonesia,” tambah mahasiswi Fakultas Hukum UGM tersebut.

Dalam persiapan menghadapi ajang Miss Earth Internasional 2017, Michelle tidak bekerja sendirian. Ia dibantu oleh tokoh budaya Yogyakarta KPH Wironegoro bersama tim perancang busana dan perhiasan, antara lain, Idha Jacinta, Devina A, Yenny Lee, Debby Setyo, dan Jenny S.

Michelle bersama tim | eljohnnews.com
info gambar

Wironegoro mengaku terpanggil untuk melibatkan diri dalam mempersiapkan Michelle. Sebab diakuinya sejauh ini kontes kecantikan dunia seperti Miss Universe, Miss Word, Miss Internasional, dan Miss Earth lebih mempromosikan ide-ide barat.

“Kehadiran Michelle menjadi berbeda karena membawa pesan pesan lokal. Sejauh ini empat besar kontes kecantikan dunia kebanyakan mempromosikan ide-ide barat. Namun Michelle mengusung budaya Ngayogyakarto Hadiningrat di kancah global,” ucap Wironegoro.

Ia mengatakan busana yang akan digunakan Michelle akan membawa pesan tentang Budaya Jogja melalui filosofi Hamemayu Hayuning Bawana.

“Pesan itu bermakna usaha manusia untuk memperindah keindahan dunia,” tambah Wironegoro.

Michelle bersama tim akan berangkat ke Filipina pada 8 Oktober 2017 untuk mengikuti karantina.

Miss Earth merupakan kontes kecantikan tahunan bertema lingkungan hidup yang mempromosikan kepedulian dan kepekaan terhadap masalah lingkungan di kancah internasional. Final ajang yang diikuti banyak negara di dunia tersebut akan digelar pada November mendatang.

Michelle terpilih yang mewakili Indonesia ke Filipina | eljohnnews.com
info gambar

Melalui ajang Miss Earth ini, diharapkan mampu membanggakan Indonesia, khususnya masyarakat DIY dalam meluaskan kebudayaan Indonesia di tingkat Internasional.

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini