Destinasi Wisata di Indonesia sebagai Lokasi Syuting Film-film Terbaik

Destinasi Wisata di Indonesia sebagai Lokasi Syuting Film-film Terbaik
info gambar utama

Beragam tempat indah di Indonesia pun kerap menjadi favorit lokasi syuting film. Sudah tak terhitung berapa jumlah film yang mengambil latar keindahan alam Indonesia seperti pantai, pegunungan, hutan, dan pulau-pulau kecil yang tersebar di berbagai wilayah.

Dirankum dari siaran pers dari Ezytravel, berikut destinasi wisata Indonesia yang jadi tempat syuting favorit.

1. Taman Nasional Bromo Tengger Semeru

Adegan film 5 cm di Ranu Kumbolo. Foto: Kapanlagi.com
info gambar

Keindahan Guung Bromo dan Gunung Semeru sudah tak diragukan lagi. Salah satu destinasi wisata prioritas Indonesia ini mampu menyajikan lukisan alam yang memukau.

Penonton film 5 cm tampaknya mungkin masih teringat ketika lukisan alam tersebut membawa Anda berpetualang di dalamnya. Apalagi keberadaan Ranu Kumbolo yang menjadi ikon di film tersebut.

Selain film 5 cm ternyata Gunung Bromo juga menjadi salah satu latar film hollywood yaitu The Philosopher. Film yang dibintangi Cinta Laura sebagai salah satu pemeran utama menjadi salah satu film yang terkenal di dunia.

2. Pantai Tanjung Tinggi Belitung

Wisatawan tengah berfoto dengan latar belakang Replika SD Laskar Pelangi yang terletak di Desa Lenggang, Kecamatan Gantung, Belitung Timur, Bangka Belitung. Foto: Kompas.com / Wahyu Adityo Prodjo
info gambar

Matahari terbenam yang indah, guratan jingganya terbenam di antara deretan batu granit putih dan hamparan pasir putih yang lembut. Itulah keindahan alam yang terpancar dari Pantai Tanjung Tinggi di Belitung. Hal tersebut terlukis juga dalam film legendaris Laskar Pelangi.

Salah satu film terlaris yang berhasil ditonton 4.631.841 orang saat pemutarannya ini menceritakan perjuangan anak-anak Belitung meraih pendidikan. Belitung sebagai latar belakang dalam film ini selanjutnya membuat penasaran banyak orang untuk dikunjungi.

Berkat film tersebut, hingga kini tak hanya keindahan Pantai Tanjung Tinggi yang ramai dikunjungi wisatawan.

3. Hutan Mangrove Kalimantan

Salah satu adegan film Anaconda: the Hunt of Blood Orchid. Foto: cdn.klimg.com
info gambar

Mungkin Anda yang pernah menonton film Anaconda tahun 2014 lalu, awalnya tidak tahu bahwa habitat Ular Anaconda terbesar saat ini adalah di hutan Kalimantan. Ekosistem alami dan keindahan rimbunnya hutan, membuat nuansa dalam film tersebut seolah-olah nyata dan menegangkan.

Saat ini hutan mangrove tersebut menjadi salah satu destinasi wisata untuk sekadar memancing ikan atau menikmati hilir arus sungai. Keindahan alam flora dan fauna menjadi ciri khas yang selalu ditemui di hutan mangrove Kalimantan.

4. Pulau Mursala Tapanuli

King Kong (2005). Foto: Hipwee
info gambar

Pulau Mursala, sebuah pulau cantik yang masih terjaga di daerah Tapanuli Selatan ini menjadi salah satu tempat utama produksi film King Kong. Salah satu film terbaik yang pernah ada ini menceritakan tentang kehidupan seekor gorila bertubuh besar dan menjadi raja hutan.

Itulah tempat-tempat eksotis dengan berbagai keunggulannya yang dapat dimanfaatkan menjadi latar film Indonesia maupun sekelas Hollywood. Dari film tersebut mayoritas menambah nilai keindahan dari destinasi wisata tersebut yang membuat para pelancong berminat untuk datang.

5. Bali

Eat, Pray, Love. Foto: Terraceatkuta.com
info gambar

Siapa yang tak kenal keindahan Bali? Bali menjadi salah satu latar belakang film hits Eat, Pray, Love (2010) yang dibintangi Juli Roberts. Film Eat, Pray, Love sempat meledak di pasaran pada 2010 lalu. Film itu diangkat dari novel dengan judul yang sama, tentang perjalanan hidup seorang novelis bernama Elizabeth Gilbert yang diperankan oleh Julia Robert.

Julia Robert diceritakan berkelana ke beberapa negara untuk mencari ketengan hidup. Salah satu negara yang ia kunjungi adalah Indonesia, tepatnya di Bali. Aneka objek wisata di Bali pun semakin terkenal setelah menjadi lokasi syuting film yang meraup keuntungan jutaan dolar ini.

Sumber: Kompas | Detik

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Indah Gilang Pusparani lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Indah Gilang Pusparani.

Terima kasih telah membaca sampai di sini