Senjata-senjata Buatan Pindad yang "Mengguncang" Dunia

Senjata-senjata Buatan Pindad yang "Mengguncang" Dunia
info gambar utama

Sebagai satu-satunya produsen alat utama sistem pertahanan (Alutsista) Indonesia, PT Pindad telah memproduksi berbagai senjata untuk militer Indonesia. Tak hanya itu, PT Pindad bahkan juga mengekspor senjata buatannya ke beberapa satuan militer negara-negara seperti Kamboja, Malaysia, Mali, Myanmar, Oman, Filipina, dan Afghanistan.

Berikut beberapa senjata buatan PT Pindad yang mempunyai kemampuan serta prestasi yang diakui dunia.

(https://vindicator285.blogspot.co.id)
info gambar

SS-2, senjata yang mengantarkan Indonesia juara di kompetisi menembak dunia.

Senjata yang diproduksi oleh PT Pindad pada tahun 2005 ini mulai digunakan oleh infanteri angkatan darat pada 2006, menggantikan senjata sebelumnya SS-1. Dibandingkan pendahulunya, SS-2 diyakini memiliki tingkat presisi lebih bagus dan bobot sedikit lebih ringan. Lewat senjata ini pula TNI berhasil beberapa kali memenangkan kompetisi menembak dunia Australian Army Skill at Arms Meeting (AASAM).

Senapan Serbu (SS)-2 sebetulnya berasal dari desain senjata FN-FNC keluaran Belgia yang dibeli lisensinya oleh PT Pindad. Beberapa bagian ditambah dan diperbaiki, seperti integral scope rail, grip ergonomis berulir, dan lubang ventilasi untuk menyalurkan panas dalam senapan. Senjata ini juga memiliki laras lebih panjang sehingga meningkatkan tingkat presisi.

SS-2 yang sudah memiliki semua standar NATO ini terbilang murah dibanding senjata laras panjang yang kerap digunakan satuan militer lain di dunia. Harganya diperkirakan sekitar 500 dolar AS, jauh lebih murah ketimbang senjata organik militer AS M16 yang mencapai 640-an dolar AS.

SS-2 memiliki ukuran amunisi 5.56x45 mm dan magasin yang berisi 30 butir peluru. Berat senapan ini mencapai 3,2 kilogram dengan panjang 930 milimeter. Per menit, SS-2 mampu memuntahkan 700 butir peluru. Jarak efektif tembak mencapai 500 meter, dengan kecepatan peluru mencapai 710 meter/detiknya.

(indonesiaproud.wordpress.com)
info gambar

SSX, senjata yang menjadi pesaing AK-47

Kemampuan senapan ini disebut-sebut mampu mengalahkan senapan serbu paling melegenda buatan Rusia yakni AK-47. Senapan ini menggunakan peluru dengan kaliber 7,62×51 mm sementara AK-47 memiliki kaliber 7,62 x 39 mm.

Tidak hanya itu, keunggulan SSX lainnya adalah soal jarak tembak ideal yang diadopsi. SSX memiliki jarak tembak efektif (effective range) 600-800 meter, sementara AK-47 hanya punya jarak tembak efektif sekitar 300 meter.

Senapan SSX ini dirancang dengan menggunakan method reverse engineering, yang artinya senjata dibuat dari gabungan sejumlah produk persenjataan hasil kerjaan Pindad maupun non-Pindad. Misalnya saja rumah mekanik dan penutup diambil dari SS1.

Kemudian bagian laras mengambil kepunyaan senapan penembak runduk (sniper) SPR1. Selain itu, picantinny rail mengambil milik senapan FN SCAR. Namun begitu, SSX tidak sepenuhnya berasal dari gabungan sejumlah komponen senjata. Beberapa diantaranya merupakan rancangan baru, salah satunya adalah popor yang bisa dilipat.

(pindad.com)
info gambar

SPR-2, Senjata yang mampu menembus tank lapis baja.

Senjata ini hanya diproduksi tidak lebih dari empat negara di dunia, termasuk Indonesia. Kemunculan SPR-2 sempat menggemparkan dunia sniper karena kemampuan senjata ini yang bisa menembus tank baja. Dan bahkan, ada peledak di balik munisi tersebut yang bisa menghancurkan kendaraan tempur dalam sekejap. Lebih hebat lagi, SPR-2 juga memiliki jangkauan tembak hingga 2 km.

keistimewaan SPR-2 ini dibanding senapan dari negara lain adalah terletak pada jangkauan, ketepatan, dan silencer atau peredam suara hentakan dari tembakan.

Atas kemampuannya yang luar biasa, Sniper SPR-2 mendapat pengakuan dari dunia internasional. Terbukti, senapan jitu ini masuk rekomendasi di situs alat utama sistem senjata (alutsista) Weaponsystems.net, bersanding dengan senjata canggih lainnya dari penjuru dunia, seperti senapan runduk Zastava M93 Black Arrow buatan Serbia.

(https://defense-studies.blogspot.co.id)
info gambar

SSBA, Senapan yang bisa digunakan di bawah air.

Bersama dengan Dinas Penelitian dan Pengembangan (Dislitbang) TNI AL, PT Pindad mengembangkan senapan canggih lainnya, yakni Senapan Serbu Bawah Air (SSBA). Senjata ini dirancang guna mendukung pertempuran atau pencegatan musuh baik di darat, maupun di kedalaman air.

SSBA menggunakan peluru berkaliber 5,66X150 milimeter dengan bobot 4,5 kilogram. Ia mampu memuntahkan 20 butir peluru dalam satu magasen. Tembakan efektifnya yakni berjarak antara 20-30 meter (untuk kedalaman 5 meter), 10-20 meter (kedalaman 20 meter) dan 5-10 meter (kedalaman 40 meter). (*GNFI/AP)

Sumber : jakartagreater , kumparan, liputan6, okezone

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Good News From Indonesia lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Good News From Indonesia.

Terima kasih telah membaca sampai di sini