Misi Mulia Parade Batik Papua Dari Organisasi Srikandi

Misi Mulia Parade Batik Papua Dari Organisasi Srikandi
info gambar utama

Peragaan busana yang memamerkan indahnya aneka motif batik khas Papua ini mempunyai misi mulia, yakni sebuah kegiatan penggalangan dana untuk penyintas kanker serviks di Papua. Seperti yang dilansir dari CNN, malam perayaan parade batik Papua ini dilaksanakan di Ballroom Hotel JW Marriot, Kuningan, Jakarta. Diselenggarakan oleh Srikandi, organisasi nirlaba yang beranggotakan perempuan Indonesia yang menikah dengan warga negara asing.

foto dari whatsnewjakarta.com
info gambar

Merayakan ulang tahun ke 17 tahun ini, Srikandi, mengadakan acara makan malam gala dan pameran seni pada hari Rabu, 18 Oktober 2017, untuk meningkatkan kesadaran akan kanker serviks dan AIDS yang mempengaruhi banyak wanita di Papua Barat. Acara diisi dengan pagelaran yang mempesona, fashion show yang penuh warna, dan makan malam yang luar biasa di JW Marriott Hotel Jakarta.

foto dari whatsnewjakarta.com
info gambar

Peragaan busana dari label Mamayoo itu menampilkan aneka motif batik khas Papua seperti Cendrawasih, anggrek, serta ukiran. Semuanya tampil dalam potongan busana pria dan wanita yang merentang dari kemeja, celana panjang, hingga gaun malam. Pemilihan warna-warna terang dan mencolok juga menjadikan motif itu menarik perhatian. Itha Saleem, Ketua Srikandi menuturkan organisasi yang berdiri sejak 17 tahun lalu itu melakukan aksi peduli mengingat perempuan Papua berisiko tinggi akan kanker serviks di Indonesia.

Peragaan busana batik motif Papua dari label Mamayoo mengisi malam penggalangan dana Srikandi di Jakarta, Rabu (18/10). (Foto: CNN Indonesia/Rahman Indra)
info gambar

Dibanding daerah lain, Papua ditengarai menjadi daerah yang paling rentan terkena kanker serviks. Dengan indikasi setiap tahunnya ada 938 perempuan yang terdiagnosa kanker serviks, dan 546 di antaranya meninggal karena penyakit tersebut. Sayangnya, dengan tingkat kasus kanker serviks yang tinggi, ada banyak orang Indonesia yang tidak begitu memahami bagaimana kanker serviks, dan termasuk AIDS menyebar.

foto dari whatsnewjakarta.com
info gambar

Selain diisi oleh peragaan busana, malam persembahan untuk Papua itu berisi beragam acara lainnya, termasuk menampilkan pertunjukan tarian khas Papua. Panitia juga mengusung lelang 'suara' Anni Yawan. Tamu yang hadir memberikan donasi atau menawar dengan harga tertinggi untuk kemudian disumbangkan.

Semua hasil dari penggalangan dana tersebut akan masuk ke program LION's Club Centennial Cendrawasih untuk mendukung wanita di Papua yang menderita kanker serviks namun tidak mampu melakukan pengobatan.


Sumber: cnn indonesia | whatsnewjakarta

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini