Dream Cruise Bawa 4.000 Wisman Nikmati Wisata Kota Surabaya

Dream Cruise Bawa 4.000 Wisman Nikmati Wisata Kota Surabaya
info gambar utama

Dream Cruise dijadwalkan akan bersandar di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya pada 12 sampai 26 Desember 2017. Dream Cruise merupakan kapal pesiar berasal dari Hongkong yang baru beroperasi selama 1 tahun. Manajer Indonesia Cruise, Agus Jaya mengatakan kapal akan mengangkut sekitar 4.000 penumpang dari berbagai negara, seperti China, Malaysia, India dan Hongkong untuk berkunjung ke Kota Pahlawan, Surabaya.

Memiliki nilai historikal dan untuk mengangkat promosi pariwisata, menjadi alasan dipilihnya Kota Surabaya disinggahi Dream Cruise. Datangnya wisatawan akan membawa dampak positif bagi warga Kota Surabaya. Wisatawan tidak sekedar jalan-jalan, namun juga berpotensi untuk berbelanja di beberapa mall, ini menjadi sumber devisa dan akan meningkatkan sektor ekonomi, industri serta pariwisata.

Keterangan Gambar (© Pemilik Gambar)
info gambar
Keterangan Gambar (© Pemilik Gambar)
info gambar

Kedatangan wisatawan mancanegara yang dibawa Dream Cruise mendapat respon positif dari Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini. Sampai saat ini, Pemerintah Kota, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Polrestabes, Dishub serta jajaran terkait terus melakukan koordinasi, salah satunya untuk keamanan dan kelancaran perjalanan Dream Cruise menuju Surabaya.

Dream Cruise akan singgah terlebih dahulu di Singapura. Sesampainya di Surabaya, penumpang akan ditawarkan dengan delapan paket tur yang didominasi oleh city tour, yakni wisata gunung Bromo, Bali Barat, Madura, Museum Surabaya, Pasar Kayun, Situs Sejarah Trowulan, sampai Kantor Wali Kota Surabaya.

Setelah Dream Cruise, tahun ini Surabaya juga bakal disinggahi oleh kapal pesiar asal Italia, Seabourn Encore, serta kapal pesiar asal Amerika Serikat, Silver Shadow. Dan pada awal tahun depan, kapal pesiar asal Belanda, Jan Volendam, juga dijadwalkan berlabuh di Surabaya.

Keterangan Gambar (© Pemilik Gambar)
info gambar


Sumber: industry.co.id | jatim.antaranews.com | cnnindonesia.com

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini