Era Perubahan Dunia Siaran, Jumlah Youtuber Indonesia Meningkat Pesat

Era Perubahan Dunia Siaran, Jumlah Youtuber Indonesia Meningkat Pesat
info gambar utama
Tidak sampai dua dekade yang lalu, televisi masih menjadi salah satu sarana informasi paling berpengaruh di Indonesia. Berita, iklan hingga program televisi menjejali pemirsa Indonesia dengan narasi-narasi visual. Namun kini pemandangan tersebut mulai berubah saat konektifitas internet di Indonesia semakin maju dan berdampak pada meningkatnya pengguna internet untuk menonton siaran video secara daring seperti melalui Youtube.

Sebagaimana diberitakan ANTARA (15/11) jumlah Youtuber (penyiar Youtube) di Indonesia ternyata meningkat pesat. Salah satu indikatornya adalah peningkatan jumlah Youtuber Indonesia yang mendapatkan Gold Button, sebuah penghargaan dari Youtube kepada penyiar yang berhasil memiliki 1 juta pelanggan.

"Tahun 2016 hanya ada dua Youtube Channel yang mendapatkan Gold Button Award, Yaitu Raditya Dika dan Edho Zell," kata Head of Consumer Marketing Google Indonesia, Fibriyani Elastria.

Sementara pada tahun 2017, telah ada 15 Youtube Channel di Indonesia yang mendapat Gold Button, beberapa diantaranya adalah Hanin Dhiya, LASTDAY Production, MiawAug dan Atta Halilintar.

Selain berdasarkan jumlah Gold Button, peningkatan jumlah Youtuber di Indonesia juga bisa dilihat dari jumlah Silver Play Button yang diberikan Google pada Youtube Channel asal Indonesia beberapa diantaranya adalah musisi Tulus, Weird Genius, dan Epenkah Cupentoh dari Papua. Silver Play Button sendiri diberikan kepada para Youtuber yang berhasil mendapatkan lebih dari 100.000 pelanggan.

Fibriyani menjelaskan, persebaran penyiar atau kreator Youtube di Indonesia terbilang merata di pulau-pulau besar di Indonesia. Salah satu tren yang sedang digemari adalah bagaimana menciptakan konten video yang mengusung budaya setempat. Seperti Gamelawan yang kerap menyanyikan kembali lagu-lagu terkenal dalam aransemen gamelan dan lirik berbahasa jawa.

"Banyak Youtuber yang kontennya memakai bahasa daerah, ada identitas yang unik," ujar Fibriyani.

Meningkatnya jumlah Youtuber di tanah air ini juga didukung oleh jumlah penonton yang besar. Fibriyani mengungkapkan bahwa terdapat 50 juta orang Indonesia setiap bulannya untuk menonton video-video di Youtube. Hal ini tentu saja mengindikasikan bahwa Youtube telah menjadi salah satu sumber tontonan bagi masyarakat Indonesia.

Good News From Indonesia pun tidak ketinggalan untuk memiliki kanal Youtube. Salah satu video terbaru dari GNFI adalah berikut ini.

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini