Baru ! Es Krim yang Kaya Antioksidan Dari Indonesia

Baru ! Es Krim yang Kaya Antioksidan Dari Indonesia

ilustrasi es krim © www.youcubed.org

Siapa yang tidak suka es krim?

Hampir semua orang suka jajanan ini, mulai dari usia anak-anak hingga orang dewasa pasti pernah mengonsumsinya. Nah, kali ini ada varian rasa baru yang muncul dari Ciamis, Jawa Barat. Es krim ubi jalar ungu, yang dikembangkan dan diaplikasikan di UKM milik seorang ibu rumah tangga bernama Detin Khoerotin. Inovasi rasa es krim yang dibuat dari ubi jalar ungu ini mendapat dukungan dan dikembangkan juga oleh Balai Penelitian Aneka Kacang dan Umbi (Balitkabi) Balitbangtan.

Melalui program Inkubator Teknologi Balitbangtan, Detin melakukan rancangan skema bisnis dengan membangun kemitraan produksi. Mengingat bahwa produknya tanpa pengawet, perlu ada mitra lain jika memperluas pasar. Ibu Detin juga ternyata dekat dengan sumber bahan bakunya sehingga lahirlah ide ini. Dari berita di antara salah seorang pembeli menyebut, es krim buatan Detin memiliki rasa yang enak dan seperti bukan ubi jalar karena ada kombinasi rasa lain seperti rasa coklat.

Pemerintah Daerah Prov. Jabar sering mengajak Detin mempromosikan produknya ke berbagai pameran. Dr. Retno Sri Hartati Mulyandari selaku Kepala Balai Pengelola Alih Teknologi Pertanian (Balai PATP) mewakili Balitbangtan juga menyatakan dukungannya terhadap produk ini karena demi menjaga kearifan bahan pangan local secara kekinian.

Balitkabi Balitbangtan mengembangkan es krim ubi jalar ungu | antara news
Balitkabi Balitbangtan mengembangkan es krim ubi jalar ungu | antara news

Berdasarkan warna, ubi jalar terdiri dari umbi yang berwarna putih, kuning, orange dan ungu. Ubi jalar ungu mengandung nutrisi antosianin yang tinggi sehingga berfungsi sebagai antioksidan anti radikal bebas, antimutagenik atau anti mutasi gen, dan antikarsinogenik atau anti kanker. Hasil penelitian akademisi mencatat kandungan antosianin ubi jalar ungu berkisar 110mg – 210 mg/100 gram. Tabel kandungan gizi yang dikeluarkan oleh Direktorat Gizi Depkes RI tahun 1981 juga mempertegas kelebihan ubi jalar ungu dari angka kandungan vitamin A yang mencapai 7.700 SI. Sangat besar dibandingkan kandungan ubi jalar dengan warna lainnya.

Sebagai tips tambahan, segera habiskan es krim jika sudah dibuka dari kemasannya, agar bakteri baik yang terkandung didalamnya tidak terkontaminasi, dan sebaiknya jangan mendinginkan kembali es krim yang sudah meleleh karena es krim yang meleleh komposisinya sudah rusak. Mari dukung terus inovasi es krim dengan manfaat yang baik ini agar bisa dinikmati tidak hanya di Ciamis, namun juga diseluruh Indonesia.


Sumber: antara news

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Bangga! Startup Berstatus Unicorn di Indonesia Bertambah Satu Sebelummnya

Bangga! Startup Berstatus Unicorn di Indonesia Bertambah Satu

Mitos Larangan Mengonsumsi Ikan Lele di Lamongan Selanjutnya

Mitos Larangan Mengonsumsi Ikan Lele di Lamongan

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.