Silek Tradisi Minangkabau Dalam Perkembangan dan Perubahan Zaman

Silek Tradisi Minangkabau Dalam Perkembangan dan Perubahan Zaman

Keterangan Gambar Utama © Harry Sulistio & Aiptu Yos Rizal

Berkembangnya peradaban mengiringi perubahan, siklus, pola dan kebiasaan serta selalu menghadirkan kebiasaan dan budaya dalam kehidupan manusia. Perkembangan dan perubahan peradaban harus diiringi agar tercapai kemajuan serta mampu bersaing dengan bangsa lain. Tetap mempertahankan landasan dan jati diri yang dimiliki.

Sebuah bangsa dengan bendera kebanggaan merah putih dan lambang burung garuda merupakan kesatuan dari 17 ribu lebih pulau dengan ribuan keberagaman alam, budaya, suku dan bahasa. Keberagaman dan kekayaan tersebut bersatu dalam kebanggaan bernama IndONEsia yang menganut peradaban kebudayaan timur.

Bangga Menjadi Indonesia
Bangga Menjadi Indonesia

Salah satu etnis yang mendiami negara kepulauan ini adalah etnis Minangkabau yang basis utama masyarakat adatnya berada di wilayah administratif daratan Provinsi Sumatera Barat. Etnis Minangkabau dikenal sebagai salah satu daerah dengan keindahan dan keragaman alam, warisan jati diri, filosofi, kearifan lokal, budaya, adat, seni tradisi, kuliner, hingga pola masyarakatnya yang sangat dikenal sebagai etnis perantau.

Minangkabau
Minangkabau

Silek merupakan salah satu warisan jati diri dan kebudayaan nenek moyang masyarakat Minangkabau. Beladiri asli Minangkabau ini berfungsi sebagai pertahanan diri dan pertahanan wilayah, selain itu merupakan sarana pendidikan pembentukan karakter masyarakat. Gerakan silek diciptakan oleh nenek moyang Minangkabau dengan nilai, kearifan, jati diri serta unsur yang mengambil gerakan - gerakan dari alam dan kehidupan. Sebagaimana filosofi hidup masyarakat Minangkabau yang berfilosofi Alam Takambang Jadi Guru. Dalam perkembangannya, Silek di Minangkabau berkembang melewati perubahan peradaban dan pengaruh dimulai sejak zaman kepercayaan, masuknya islam hingga saat ini. Silek juga berkembang menjadi berbagai aliran yang berbeda namun memiliki dasar kesamaan yaitu berakar kepada silek awal seperti silek pangka, silek tuo, silek kampuang serta silek lainnya yang merupakan cikal bakal silek di Minangkabau. Salah satu faktor yang mempengaruhi perkembangan aliran silek di Minangkabau adalah faktor Adaik Salingka Nagari, dimana wilayah dan masyarakat Minangkabau memiliki wewenang untuk mengembangkan kebudayaan sesuai dengan kondisi dan cara wilayah masing - masing. Hal ini juga yang kemudian menjadikan kebudayaan di Minangkabau menjadi sangat beragam termasuk Silek. Lahia Silek Mancari Kawan, Bathin Silek Mancari Tuhan yang awal mulanya lahir dari filosofi salah satu aliran silek di Minangkabau yang kemudian menjadi filosofi silek saat ini. Silek sebagai hasil karya dan kreasi kebudayaan mengandung unsur estetis gerakan meskipun silek adalah sebuah beladiri. Tak dapat dipungkiri, randai yang merupakan seni teater tradisional Minangkabau dan Tari Tradisional Minangkabau berakar dari silek sebagai penciptaannya.

Pelaku Silek Tradisi
Pelaku Silek Tradisi Minangkabau
Pelaku Silek Tradisi Minangkabau
Pelaku Silek Tradisi Minangkabau

Seiring perkembangan zaman, Silek mengalami dinamika perjalanan dalam keberadaannya. Silek Tradisi Minangkabau masih banyak dipertahankan oleh pelaku silek tradisi Minangkabau baik di Sumatera Barat maupun diluar Sumatera Barat. Selain itu Ikatan Pencak Silat Indonesia yang merupakan wadah perkumpulan beladiri pencak silat indonesia menanungi silek sebagai beladiri asli Indonesia. Perkembangan disisi lain silek saat ini tidak hanya dipelajari sebagai beladiri, namun silek juga mengalami perkembangan kedalam pertunjukan atraksi seni dalam berbagai kegiatan kesenian dan kebudayaan.

Beberapa Pelaku Silek Tradisi Minangkabau di antara sekian banyak pelaku silek yang masih mempertahankan
Beberapa Pelaku Silek Tradisi Minangkabau di antara sekian banyak pelaku silek yang masih mempertahankan
Beberapa Pelaku Silek Tradisi Minangkabau di antara sekian banyak pelaku silek yang masih mempertahankan
Beberapa Pelaku Silek Tradisi Minangkabau di antara sekian banyak pelaku silek yang masih mempertahankan
Masyarakat Internasional dalam Silek Tradisi Minangkabau. Bahkan telah mempelajari langsung ke ranah minang sebagai tanah silek itu sendiri.
Beberapa Pelaku Silek Tradisi Minangkabau di antara sekian banyak pelaku silek yang masih mempertahankan

Keberadaan silek saat ini tidak hanya dikenal oleh masyarakat Minangkabau sebagai pewaris kebudayaan ini. Namun telah diketahui oleh masyarakat luas hingga dunia internasional. Dalam perkembangan ini, para pelaku dan penggiat silek di Minangkabau juga berupaya untuk berinovasi dalam mempertahankan dan memperkenalkan silek sebagai jati diri, kebudayaan dan beladiri asli masyarakat Minangkabau.

Masyarakat Internasional dalam Silek Tradisi Minangkabau. Bahkan telah mempelajari langsung ke ranah minang sebagai tanah silek itu sendiri.
Masyarakat Internasional dalam Silek Tradisi Minangkabau. Bahkan telah mempelajari langsung ke ranah minang sebagai tanah silek itu sendiri.
Masyarakat Internasional dalam Silek Tradisi Minangkabau. Bahkan telah mempelajari langsung ke ranah minang sebagai tanah silek itu sendiri.
Masyarakat Internasional dalam Silek Tradisi Minangkabau. Bahkan telah mempelajari langsung ke ranah minang sebagai tanah silek itu sendiri.

Diantaranya 2 tahun terakhir, menyadari silek sebagai jati diri, kebudayaan dan beladiri asli Minangkabau telah terbentuk 2 pergerakan yang cukup besar menghimpun para pelaku, penggiat, pengamat, pecinta dan masyarakat silek yang fokus kepada silek tradisi. Pahimpunan Tuo Silek Tradisi Minangkabau, pergergerakan ini fokus dalam upaya mengembalikan kearifan dan jati diri Silek Tradisi sebagai bagian dari adat Minangkabau. Hingga saat ini pergerakan ini telah terbentuk hingga ketingkat daerah yaitu Pahimpunan Tuo Silek Tradisi Minangkabau Solok Selatan dan Pahimpunan Tuo Silek Tradisi Minangkabau Luak Limo Puluah dan akan diiringi terbentuk ke wilayah lainnya di tanah Minangkabau. Upaya yang telah dan akan terus dilaksanakan diantaranya berbagai pertemuan dan kegiatan yang bertujuan sebagai sarana silaturahmi, diskusi, publikasi, dan promosi kepada pelaku, penggiat, pecinta hingga masyarakat umum terhadap Silek Minangkabau dengan melibatkan berbagai penggerak dari latar belakang dan profesi yang berbeda, bertemu dan satu tujuan untuk mempertahankan silek tradisi Minangkabau.

Para pelaku, penggiat, pemerhati, pecinta hingga masyarakat Silek Tradisi Minangkabau yang tergabung dalam PAHIMPUNAN SILEK TRADISI MINANGKABAU
Para pelaku, penggiat, pemerhati, pecinta hingga masyarakat Silek Tradisi Minangkabau yang tergabung dalam PAHIMPUNAN SILEK TRADISI MINANGKABAU
Para pelaku, penggiat, pemerhati, pecinta hingga masyarakat Silek Tradisi Minangkabau yang tergabung dalam PAHIMPUNAN SILEK TRADISI MINANGKABAU . Pahimpunan Tuo Silek Tradisi Solok Selatan

Para pelaku, penggiat, pemerhati, pecinta hingga masyarakat Silek Tradisi Minangkabau yang tergabung dalam PAHIMPUNAN SILEK TRADISI MINANGKABAU .

Pahimpunan Tuo Silek Tradisi Solok Selatan Ketika Mengikuti Festival Pencak Malioboro Di Jogjakarta

Para pelaku, penggiat, pemerhati, pecinta hingga masyarakat Silek Tradisi Minangkabau yang tergabung dalam PAHIMPUNAN SILEK TRADISI MINANGKABAU .  Pahimpunan Tuo Silek Tradisi Solok Selatan Ketika Mengikuti Alek Minangkabau Silek Retreat di Padang Panjang

Para pelaku, penggiat, pemerhati, pecinta hingga masyarakat Silek Tradisi Minangkabau yang tergabung dalam PAHIMPUNAN SILEK TRADISI MINANGKABAU .

Pahimpunan Tuo Silek Tradisi Solok Selatan Ketika Mengikuti Alek Minangkabau Silek Retreat di Padang Panjang

Para pelaku, penggiat, pemerhati, pecinta hingga masyarakat Silek Tradisi Minangkabau yang tergabung dalam PAHIMPUNAN SILEK TRADISI MINANGKABAU .  Musyawarah Pahimpunan Tuo Silek Tradisi Luak Limo Puluah

Para pelaku, penggiat, pemerhati, pecinta hingga masyarakat Silek Tradisi Minangkabau yang tergabung dalam PAHIMPUNAN SILEK TRADISI MINANGKABAU .

Musyawarah Pahimpunan Tuo Silek Tradisi Luak Limo Puluah

Para pelaku, penggiat, pemerhati, pecinta hingga masyarakat Silek Tradisi Minangkabau yang tergabung dalam PAHIMPUNAN SILEK TRADISI MINANGKABAU .  Pengukuhan Pahimpunan Tuo Silek Tradisi Luak Limo Puluah

Para pelaku, penggiat, pemerhati, pecinta hingga masyarakat Silek Tradisi Minangkabau yang tergabung dalam PAHIMPUNAN SILEK TRADISI MINANGKABAU .

Pengukuhan Pahimpunan Tuo Silek Tradisi Luak Limo Puluah

Dengan tujuan dan niat yang sama, beberapa waktu terkahir ini juga telah terlaksana sebuah kegiatan perhelatan dengan tema Alek Minangkabau Silek Retreat yang merupakan sebuah kegiatan yang bertujuan sebagai salah satu kegiatan fasilitasi dan silaturahmi Silek Tradisi Minangkabau mulai dari pelaku, penggiat, pecinta, masyarakat umum hingga warga negara asing yang mengaggumi dan ingin mempelajari Silek serta kebudayaan Minangkabau lainnya. Kegiatan perdana ini dihadiri oleh pelaku silek tradisi Minangkabau dan peserta dari 9 Negara. Alek Minangkabau Silek Retreat sendiri merupakan salah satu bagian dari munculnya Minangkabau Silek Retreat yang berupaya menelusuri kembali jati diri serta kearifan silek berupa wadah penelitian, fasilitasi, pengkajian, silaturahmi yang diharapkan kedepan menjadi sebuah yayasan tempat berkumpulnya para pelaku, penggiat, pemerhati, pecinta hingga masyarakat umum dan internasional yang bertemu dan satu tujuan untuk mempertahankan silek tradisi Minangkabau.

Para pelaku, penggiat, pemerhati, pecinta hingga masyarakat Silek Tradisi Minangkabau yang tergabung dalam MINANGKABAU SILEK RETREAT
Para pelaku, penggiat, pemerhati, pecinta hingga masyarakat Silek Tradisi Minangkabau yang tergabung dalam MINANGKABAU SILEK RETREAT

Upaya lain yang telah dilakukan sebagai bentuk menggali, menjaga, dan melestarikan hingga publikasi dan promosi Silek Tradisi adalah hadirnya bentuk atraksi pertunjukan silek yang diadakan diarena persawahan yang berlumpur dan berair dikenal dengan Silek Lanyah. Saat ini inovasi dan revitaslisasi silek lanyah telah menjadi salah satu atraksi, pertunjukan baru dan menjadi salah satu incaran spot fotografi di Sumatera Barat. Diantaranya Kampung Wisata Kubu Gadang sebagai tempat awal diperkenalkan ke publik sebagai icon desa wisata yang berkonsep pendidikan dan budaya ini. Dalam Alek Minangkabau Silek Retreat, Silek Lanyah memiliki agenda sendiri dengan diadakannya rangkaian kegiatan Galanggang Silek Lanyah. Pasa Harau Art And Culture Festival, sebuah kegiatan kebudayaan dan kesenian Minangkabau dan Kontemporer juga menampilkan Silek Lanyah sebagai salah satu rangkaian agenda pertunjukan hingga pelaksanaan yang kedua baru - baru ini. Ditempat dan daerah lain hasil revitalisasi ini terus berkembang seperti Festival Baluluak di Kota Solok mengadakan kegiatan yang mengangkat silek lanyah. Revitaslisasi silek lanyah hasil karya generasi muda Minangkabau ini bertujuan sebagai bentuk pelestarian, publikasi dan memperkenalkan kembali silek dengan bentuk kemasan yang lebih menarik. Dan juga sebagai bentuk upaya mendukung dan mempromosikan budaya serta pariwisata Sumatera Barat kepada masyarakat dan khalayak luas.

Silek Lanyah di Desa Kubu Gadang sebagai tempat awal diperkenalkan sebagai hasil revitalisasi silek tradisi
Silek Lanyah di Desa Kubu Gadang sebagai tempat awal diperkenalkan sebagai hasil revitalisasi silek tradisi
Silek Lanyah   sebagai hasil revitalisasi silek tradisi dalam Pasa Harau Art And Culture Festival.
Silek Lanyah sebagai hasil revitalisasi silek tradisi dalam Pasa Harau Art And Culture Festiva di Kabupaten Lima Puluh Kota .
Silek Lanyah  sebagai hasil revitalisasi silek tradisi dalam kegiatan Alek Minangkabau Silek Retreat
Silek Lanyah sebagai hasil revitalisasi silek tradisi dalam kegiatan Alek Minangkabau Silek Retreat
Silek Lanyah   sebagai hasil revitalisasi silek tradisi dalam Festival Silek Basiluluak di Kota Solok
Silek Lanyah sebagai hasil revitalisasi silek tradisi dalam Festival Silek Basiluluak di Kota Solok

Melihat geliat silek tradisi Minangkabau sebagai salah satu jati diri, kebanggaan dan seni beladiri akhir - akhir ini merupakan sebuah upaya masyarakat penggiat dan pecinta dalam mengembalikan kearifan dan jati diri silek itu sendiri. Wujud upaya yang terus berjalan ini digerakkan oleh berbagai unsur lapisan masyarakat. Berbicara dan berjuang tentang silek Minangkabau yang menyatukan berbagai lapisan masyarakat. Mulai dari generasi tu hingga muda yang memilki latar belakang dan profesi yang berbeda - beda.

Seperti halnya Pahimpunan Tuo Silek Tradisi Minangkabau yang terbentuk dan digerakkan dari para militan silek yang berbeda latar belakang hingga profesi.

Begitu juga dalam pergerakan Minangkabau Silek Retreat. Terlaksananya pelaksanaan Alek Minangkabau Silek Retreat yang perdana juga merupakan hasil kerjasama dan keinginan yang sama dari berbagai pihak. Mulai dari pelaku silek tradisi, penggiat kebudayaan, penggiat lingkungan, seniman, budayawan dan unsur masyarakat pecinta silek yang berlatar belakang dari profesi yang berbeda. Seperti salah satu contohnya dukungan kuat terselenggaranya kegiatan ini datang dari instansi kepolisian di Kota Padang Panjang sebagai tempat pelaksanaan. Mako Detasemen B - Brimob Kota Padang Panjang menjadi salah satu official partner yang mendukung kegiatan ini. Kerjasama yang digawangi oleh AKP Jendrival / 77070129 dan Bripka Dedi Kurnia Putra, SE / 82030161 mendukung penuh terlaksananya Alek Minangkabau Silek Retreat tidak hanya sebatas kegiatan saja akan tetapi bagaimana wujud upaya mempertahankan Silek. Hal ini dikatakan oleh 2 orang putra Minangkabau yang berada di instansi kepolisian Mako Detasemen B - Brimob Kota Padang Panjang ini adalah tanggung jawab bersama melestarikan warisan leluhur. Tidak harus pelaku dan penggiat saja, bahkan mereka berharap silek dapat menjadi salah satu beladiri wajib di Instansi Kepolisian di Sumatera Barat. Tidak hanya disitu saja, dukungan juga mereka berikan melalui atraksi silek yang mereka miliki dalam liputan program Halo Indonesia Stasiun Televisi DAAI yang pada saat itu meliput tentang Minangkabau dan Sumatera Barat.

Penyerahan Pakaian Silek Dari Inisiator Minangkabau Silek Retreat kepada AKP Jendrival sebagai bentuk kerjasama dan dukungan Mako Detasemen B - Brimob Kota Padang Panjang dalam mendukung upaya pelestarian Silek. Digawangi AKP Jendrival dan Bripka Dedi Kurnia Putra, SE (Kanan Ujung)
Penyerahan Pakaian Silek Dari Inisiator Minangkabau Silek Retreat kepada AKP Jendrival sebagai bentuk kerjasama dan dukungan Mako Detasemen B - Brimob Kota Padang Panjang dalam mendukung upaya pelestarian Silek. Digawangi AKP Jendrival dan Bripka Dedi Kurnia Putra, SE (Kanan Ujung)
Mako Detasemen B - Brimob Kota Padang Panjang
Mako Detasemen B - Brimob Kota Padang Panjang
Atraksi Silek Dari Mako Detasemen B - Brimob Kota Padang Panjang
Atraksi Silek Bripka. Dedi Kurnia Putra, SE yang salah satu yang menggawangi kerjasama Mako Detasemen B - Brimob Kota Padang Panjang dengan Minangkabau Silek Retreat.
Atraksi Silek   Mako Detasemen B - Brimob Kota Padang Panjang
Atraksi Silek Mako Detasemen B - Brimob Kota Padang Panjang
Bentuk Dukungan Terhadap Silek Dalam Kegiatan Minangkabau Silek Retreat
Bentuk Dukungan Terhadap Silek Dalam Kegiatan Minangkabau Silek Retreat
Bripka. Dedi Kurnia Putra, SE bersama salah satu peserta Internasional Minangkabau Silek Retreat
Bripka. Dedi Kurnia Putra, SE salah satu yang menggawangi kerjasama dan dukungan Mako Detasemen Brimob Kota Padang Panjang bersama salah satu peserta Internasional Minangkabau Silek Retreat
Bripka. Dedi Kurnia Putra, SE salah satu yang menggawangi kerjasama dan dukungan Mako Detasemen Brimob Kota Padang Panjang bersama salah satu peserta Internasional Alek Minangkabau Silek Retreat memperagakan gerakan - gerakan silek
Bripka. Dedi Kurnia Putra, SE salah satu yang menggawangi kerjasama dan dukungan Mako Detasemen Brimob Kota Padang Panjang bersama salah satu peserta Internasional Alek Minangkabau Silek Retreat memperagakan gerakan - gerakan silek
Bentuk Dukungan Lain Mako Detasemen B - Brimob Kota Padang Panjang yang digawangi AKP. Jendrival (Kanan) dan Bripka. Dedi Kurnia Putra, SE (Kiri) beserta tamtama baru dalam bentuk dukungan terhadap Silek. Kegiatan Liputan DAAI TV tentang Minangkabau
Bentuk Dukungan Lain Mako Detasemen B - Brimob Kota Padang Panjang yang digawangi AKP. Jendrival (Tengah) dan Bripka. Dedi Kurnia Putra, SE (Kanan) beserta tamtama baru dalam bentuk dukungan terhadap Silek. Kegiatan Liputan DAAI TV tentang Minangkabau
Bentuk Dukungan Lain Mako Detasemen B - Brimob Kota Padang Panjang yang digawangi AKP. Jendrival (Kanan) dan Bripka. Dedi Kurnia Putra, SE (Kiri) beserta tamtama baru dalam bentuk dukungan terhadap Silek. Bersama Rombongan Mayjen.Syamsu Djalal Kegiatan Liputan DAAI TV tentang Minangkabau
Bentuk Dukungan Lain Mako Detasemen B - Brimob Kota Padang Panjang yang digawangi AKP. Jendrival (Tengah Kanan) dan Bripka. Dedi Kurnia Putra, SE (Tengah Kiri) beserta tamtama baru dalam bentuk dukungan terhadap Silek. Bersama Rombongan Mayjen.Syamsu Djalal Dalam Kegiatan Liputan DAAI TV tentang Minangkabau yang turut mendukung pelestarian dan dukungan terhadap Silek.
Bentuk Dukungan Lain Mako Detasemen B - Brimob Kota Padang Panjang yang digawangi AKP. Jendrival (Kanan) dan Bripka. Dedi Kurnia Putra, SE (Kiri) beserta tamtama baru dalam bentuk dukungan terhadap Silek. Kegiatan Liputan DAAI TV tentang Minangkabau
Bentuk Dukungan Lain Mako Detasemen B - Brimob Kota Padang Panjang yang digawangi AKP. Jendrival dan Bripka. Dedi Kurnia Putra, SE dalam bentuk dukungan terhadap Silek. Kegiatan Liputan DAAI TV tentang Minangkabau

Dukungan dan upaya untuk mempertahankan silek sebagai kearifan, jati diri dan beladiri asli Minangkabau dari instansi Kepolisian tidak hanya datang dari Kota Padang Panjang saja. Di Wilayah lain di Sumatera Barat, putra daerah Minangkabau yang bertugas sebagai aparat negara ini juga datang dari AIPTU Yos Rizal yang dinas Instansi Kepolisian Polres Kota Solok dan Bripka Rino Satria yang dinas di Polsek Sangir Jujuan dibawah instansi Polres Kabupaten Solok Selatan yang keduanya tergabung dalam Pahimpunan Tuo Silek Tradisi Minangkabau.

Aiptu Yos Rizal (Foto Kanan Bawah dan Posisi Kanan) , Aktif Dinas di Instansi Kepolisian Kabupaten Solok Selatan. Terlibat dalam upaya pelestarian silek tradisi Minangkabau. Salah satunya menjadi penggerak di pergerakan Pahimpunan Tuo Silek Tradisi Minangkabau tepatnya Pahimpunan Tuo Silek Tradisi Minangkabau Solok Selatan.
Aiptu Yos Rizal ( Posisi Kanan pada foto penyerahan piagam malewakan pandeka kepada Walikota Payakumbuh) , Aktif Dinas di Instansi Kepolisian Kota Solok. Terlibat dalam upaya pelestarian silek tradisi Minangkabau. Salah satunya menjadi penggerak di pergerakan Pahimpunan Tuo Silek Tradisi Minangkabau tepatnya Pahimpunan Tuo Silek Tradisi Minangkabau Solok Selatan.
Bripka Rino Satria, (Bersarung Hijau) , Aktif Dinas di Instansi Kepolisian Kabupaten Solok Selatan. Terlibat dalam upaya pelestarian silek tradisi Minangkabau. Salah satunya menjadi penggerak di pergerakan Pahimpunan Tuo Silek Tradisi Minangkabau tepatnya Pahimpunan Tuo Silek Tradisi Minangkabau Solok Selatan.
Bripka Rino Satria, (Bersarung Hijau) , Aktif Dinas di Instansi Kepolisian Kabupaten Solok Selatan. Terlibat dalam upaya pelestarian silek tradisi Minangkabau. Salah satunya menjadi penggerak di pergerakan Pahimpunan Tuo Silek Tradisi Minangkabau tepatnya Pahimpunan Tuo Silek Tradisi Minangkabau Solok Selatan.

Melihat geliat pelaku, penggiat, pemerhati, pecinta dan masyarakat dari berbagai lapisan dan unsur silek Minangkabau merupakan sebuah bentuk keinginan bersama dalam menggali, menjaga, , melestarikan, hingga memperkenalkan merupakan satu kebanggaan akan jati diri dan kearifan lokal silek tradisi Minangkabau. Keterlibatan berbagai pihak mampu menembus hambatan dalam pelestarian kebudayaan ditengah perkembangan zaman saat ini. Tradisi ditengah perkembangan dan perubahan zaman bukanlah sesuatu hal yang mustahil apabila disadari sebagai kekayaan, jati diri, dan kebanggaan serta digerakkkan dengan niat tulus dan kebersamaan. Mak tradisi akan bertahan dan mengiring zaman.

Glosarium :

Silek Tradisi, Kearifan, Jati Diri, Beladiri Asli , Minangkabau, Sumatera Barat, Indonesia

Referention:

  1. Catatan Perjalanan Asro Sikumbang Minangkabau

Photos :

  1. Minangkabau Silek Retreat
  2. Harry Sulistio Photography
  3. AIPTU Yos Rizal
  4. Pahimpunan Tuo Silek Tradisi Minangkabau
  5. Hendra Ferizal Pandeka Alam
  6. Warrior Art Of Indonesia
  7. Rothman Ucok Silitonga
  8. Silek Tuo Pagu - Pagu
  9. Dendy Yuliandra
  10. Bripka Rino Satria
  11. Mevi Rosdian Photography
  12. Website Kampung Wisata Kubu Gadang
  13. https://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Indonesian_Culture.jpg
  14. http://www.gurupendidikan.co.id/wp-content/uploads/2017/01/suku-minangkabau.jpg

Pilih BanggaBangga79%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang5%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi5%
Pilih TerpukauTerpukau11%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Kisah Pemburu Pakis yang kini Menjadi Pembibit pakis di Kaki Gunung Raung Sebelummnya

Kisah Pemburu Pakis yang kini Menjadi Pembibit pakis di Kaki Gunung Raung

Warung Kopi Indonesia dibuka di Montmarte Paris Selanjutnya

Warung Kopi Indonesia dibuka di Montmarte Paris

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.