Satu dari 7 Kota Layak Huni di Indonesia

Satu dari 7 Kota Layak Huni di Indonesia

Jembatan Ampera di Kota palembang dengan sungai Musi yang bersih © Foto: Wikimedia

Setelah meraih penghargaan Swesti Saba Wiwerda dari Menteri kesehatan pada 2017 lalu atas keberhasilan kota Palembang dalam menyelenggarakan kabupaten / kota sehat tahun 2017 untuk klasifikasi pembinaan, kini kota yang dikenal dengan jajanan khasnya Pempek ini kembali meraih predikat membanggakan.

Palembang masuk dalam daftar 7 kota layak huni di Indonesia, bahkan menempati posisi kedua setelah Solo. Predikat tersebut dirilis oleh Ikatan Ahli Perencanaan Indonesia (IAP) pada selasa (30/1/2018) di kementerian agraria dan tata ruang Jakarta.

Menurut Ketua Umum IAPI, Bernadus Djonoputro terdapat beberapa indikator untuk penentuan sebuah kota layak dihuni atau tidak; ketercukupan pangan, fasilitas peribadatan, pengelolaan air bersih, fasilitas pendidikan, fasilitas kesehatan, transportasi, keselamatan kota, pengelolaan air kotor dan drainase, fasilitas pejalan kaki, dan informasi pembangunan dan keterlibatan masyarakat.

Adanya perhitungan indikator tersebut dilakukan bukan semata-mata untuk hanya mengetahu kota mana sajakah yang layak dihuni, namun juga dapat diketahui indeks layak huni rata-rata dan dibawah rata-rata. Untuk 7 kota yang diberi predikat layak huni merupakan 7 kota dari 26 kota dan 19 provinsi yang di uji kelayakan huninya meraih peringkat di atas rata-rata. Masing-masing kota diwakili oleh 100 hingga 200 warga yang menetap di kota tersebut.

7 kota tersebut adalah kota Solo (66,9 persen), Palembang (66,6 persen), Balikpapan (65,8), Denpasar (65,5 persen), Semarang (65,4 persen), Tangerang Selatan (65,4 persen) dan Banjarmasin (65,1 persen).

Walikota Palembang, H. Harnojoyo sangat bangga dengan predikat yang diberikan kepada kota Palembang oleh IAPI ini. Baginya hal tersebut menunjukkan bahwa Palembang sangat aman dan nyaman sebagai kota tempat tinggal, secara tidak langsung ini menunjukkan bahwa masyarakat Palembang dan para pengunjung merasa nyaman dan betah tinggal di Palembang.

Tata kota di Palembang | Foto: Sriwijayapost
Tata kota di Palembang, Taman Nusa Indah | Foto: Sriwijayapost

Predikat kota paling layak huni yang disematkan kepada Palembang, menurut Harnojoyo, merupakan salah satu dari hasil yang baik dari penataan kota yang dilakukan.

Tidak lupa ia juga menyebutkan bahwa hal tersebut dapat terwujud dengan keterlibatan masyarakat dalam mensukseskan program -program pemerintah menjadi salah satu indikatornya.

Harnojoyo berharap, hal ini akan berdampak positif terhadap ketertarikan investor untuk berinvestasi di Palembang.

“Para investor tidak akan ragu untuk berinvestasi di Palembang, nilai index di atas rata-rata yang diberikan IAP dan menempatkan Palembang di urutan kedua kota paling layak huni, akan meyakinkan para investor bahwa paling tepat berinvestasi di Palembang ” Ujarnya.


Sumber: Klikampera | IDN Times

Pilih BanggaBangga50%
Pilih SedihSedih7%
Pilih SenangSenang19%
Pilih Tak PeduliTak Peduli13%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi4%
Pilih TerpukauTerpukau7%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Kota Ini Bakal Miliki Kebun Raya Mangrove Pertama di Dunia? Sebelummnya

Kota Ini Bakal Miliki Kebun Raya Mangrove Pertama di Dunia?

Namanya Siomay Bentuknya Cilok, Makanan apa itu? Selanjutnya

Namanya Siomay Bentuknya Cilok, Makanan apa itu?

Vita Ayu Anggraeni
@ayuvitaa

Vita Ayu Anggraeni

I work here because I value positivity. In the midst of social media era I wish that everyone builds harmony through positivity, so I start from myself.

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.