Atlet Bukan, Pelatih Bukan. Pemuda Indonesia Ini Berperan Penting Pada Youth Olympic Games

Atlet Bukan, Pelatih Bukan. Pemuda Indonesia Ini Berperan Penting Pada Youth Olympic Games

Farid dan desain medalinya © Foto: olympic.org

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Satu lagi prestasi Internasional diraih oleh anak bangsa. Muhammad Farid Husen, pemuda 18 tahun asal Ponorogo ini berhasil memenangkan sayembara desain medali untuk Youth Olympic Games 2018 yang akan diselenggarakan di Buenos Aires, Argentina.

Youth Olympics Games merupakan ajang olahraga multievent mirip seperti Olimpiade yang diperuntukkan bagi atlet berusia 14-18 tahun. Pertama kalinya Youth Olympic Games diselenggarakan, event tersebut diselenggarakan di Singapura pada tahun 2010 (untuk musim panas) dan di Innsbruck, Austria pada tahun 2012 (untuk musim dingin).

Desain buatan Farid memiliki tema The Fireworks Victory atau Kembang Api Kemenangan.

This medal was inspired by the fireworks. In certain events, fireworks is the most awaited moment. Fireworks are something interesting, it's beautiful and it's make the atmosphere more life and memorable. It's same with The Youth Olympic Games, which is the most awaited moment. The moment that can make dreams come true. The moment that always memorable for everyone. Fireworks representing the excitement and the glory of the Youth Olympic Games. Where the all nations come together as one to participate and celebrate with excited and euphoria. Fireworks usually showing up at the celebration. It's representing the celebration of the athlete victory. After a long journey, where it's full of fighting and sacrifices. They deserve to celebrate their victory. Fireworks fly to the sky, give the reflection how the young athlete reaching their dreams. The sparkling fireworks lluminate the sky beautifully. Which is give the reflection of the young athlete from the entire world, although they have a lot differences,they united as one. They give an inspiration and spirits to young generations​ #YouthOlympicGames #BuenosAires2018 #InternationalOlympicComitee

A post shared by Muhamad Farid Husen (@faridhusen_) on

"Kembang api mewakili antusiasme dan kejayaan ajang Youth Olymipc Games, dimana semua bangsa berkumpul menjadi satu untuk berpartisipasi dan merayakannya" kata Farid dikutip BolaSport.com dari Buenos Aires 2018.

"Kembang api yang melesat di angkasa, mencerminkan bagaimana atlet muda mencapai mimpi mereka."

Terdapat 300 desain lain berasal dari 50 negara yang diterima dalam sayembara tersebut, dan desain milik Farid terpilih menjadi pemenang.

Sebagai pemenang dari sayembara desain tersebut, Farid akan mendapatkan medali dengan desain buatannya dari penyelenggara Youth Olympic Games. Tidak hanya itu, ia juga akan diterbangkan ke Argentina untuk dapat menyaksikan semua kompetisi secara gratis beserta fasilitas tiket pesawat pulang pergi serta akomodasi penginapan.

Kemenangan Farid atas sayembara desain tersebut diumumkan langsung oleh penyelenggara Youth Olympic Games melalui akun instagram resmi Youth Olympic Games.

Farid yang masih berusia 18 tahun pun tercatat sebagai pemenang kontes desain Youth Olympic Games termuda. Dilansir dari TribunStyle.com, Muhamad Farid Husen merupakan seorang siswa SMA asal Ponorogo, Jawa Timur. Saat ini, ia bersekolah di SMA Negeri 1 Ponorogo, dan tengah duduk di kelas XI IPA.


Sumber: bolasport | TribunJatim

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga87%
Pilih SedihSedih2%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi4%
Pilih TerpukauTerpukau7%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Akhirnya Desa Di Pulau Ini Mendapat Listrik Setelah 20 Tahun Sebelummnya

Akhirnya Desa Di Pulau Ini Mendapat Listrik Setelah 20 Tahun

Tren Sepekan: STNK Becak, Embun Upas, dan Robot Wisuda Selanjutnya

Tren Sepekan: STNK Becak, Embun Upas, dan Robot Wisuda

Vita Ayu Anggraeni
@ayuvitaa

Vita Ayu Anggraeni

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.