Ibu-ibu Manado Ikutan “Coding Mum”

Ibu-ibu Manado Ikutan “Coding Mum”

© Goran Ivos on Unsplash

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) bekerja sama dengan Kolla Space mengadakan pelatihan Coding Mum selama dua minggu, sejak 16 April hingga 1 Mei 2018 lalu. Acara ini diikuti oleh ibu-ibu rumah tangga (IRT) di Manado dan sekitarnya.

Terpilihnya Manado menjadi salah satu tempat diselenggarakannya Coding Mum karena masyarakatnya dinilai memiliki potensi ekonomi kreatif yang bisa dikembangkan untuk kemajuan ekonomi daerah setempat. Mereka diberi edukasi terkait pengembangan ekonomi melalui layanan digital yang sudah menjadi tuntutan zaman.

“Kami melihat potensi IRT sangat besar dan harus didorong, agar mampu meningkatkan perekonomian,” jelas Direktur Edukasi Kreatif Bekraf, Poppy Savitri seperti yang diberitakan Warta Ekonomi.

Dengan menyasar peserta ibu-ibu rumah tangga, Bekraf menyadari akan perlunya penyampaian materi yang mudah diterima oleh ibu-ibu tersebut. Dalam pelatihan Coding Mum ini, materi disajikan dengan menarik dan menggunakan kosakata yang lebih sederhana.

Selain itu, materi juga dibuat dengan menggunakan perumpamaan yang dekat kehidupan sehari-hari agar peserta yang berasal dari kalangan ibu rumah tangga ini bisa lebih mudah mencerna setiap penjelasan para mentor yang handal dan profesional di bidangnya.

Peserta Coding Mum mempresentasikan hasil karyanya di hadapan dewan juri | Dok. Bekraf/bekraf.go.id
Peserta Coding Mum mempresentasikan hasil karyanya di hadapan dewan juri | Dok. Bekraf/bekraf.go.id

Hasil dari pelatihan Coding Mum ini berupa website yang ditampilkan di hadapan juri pada akhir pelatihan. Para juri akan memberi saran dan masukkan untuk pengembangan selanjutnya. Ibu-ibu peserta Coding Mum juga mendapatkan sertifikat coding sebagai bentuk pencapaian yang telah mereka lalui.

Tentang Coding Mum

Coding Mum merupakan suatu gerakan sosial yang dilakukan oleh Bekraf bekerja sama dengan KollaEdu yang bertujuan untuk mematahkan stigma yang terlanjur beredar di masyarakat tentang minimnya keterlibatan perempuan dalam dunia teknologi.

Pelatihan Coding Mum ini berfokus untuk mengembangkan potensi yang dimiliki oleh ibu rumah tangga (IRT) yang memiliki ketertarikan di dunia teknologi dan ingin terlibat aktif di dalamnya.

Pelatihan Coding Mum, kata Poppy, juga merupakan bagian dari skenario besar yang dilakukan Bekraf dalam rangka mencapai sasaran strategis dalam upaya menyerap tenaga kerja di sektor ekonomi kreatif. Sebanyak tujuh belas juta orang pelaku ekonomi kreatif adalah target dari sasaran ini di tahun 2019 mendatang.

Coding Mum yang telah dimulai sejak 2016, telah berhasil meluluskan lebih dari 300 peserta yang terdiri dari ibu-ibu rumah tangga penyandang disabilitas dan buruh migran di luar negeri.

Setelah kegiatan Coding Mum 2018 di Manado ini, pelatihan akan diselenggarakan juga di Surabaya, Samarinda, Batam, Sorong, Pontianak, Lampung, dan Palembang. Sedangkan di luar negeri sendiri, Coding Mum rencananya akan diadakan di Kuala Lumpur, Singapura, Bandar Sri Begawan, Hongkong, Shanghai, dan Seoul.

Semoga dengan adanya pelatihan ini, Indonesia semakin diperkaya dengan banyaknya perempuan yang terlibat langsung dalam dunia teknologi melalui ekonomi kreatif.

Sumber: Website Resmi Bekraf, Website Resmi Kolla Education, Warta Ekonomi

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang100%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Pertama di Asia Tenggara, Apple Buka Sekolah Developer di Indonesia Sebelummnya

Pertama di Asia Tenggara, Apple Buka Sekolah Developer di Indonesia

Hampir 1,5 Abad Menghilang, Kadal Aneh ini Muncul Lagi di Danau Toba Selanjutnya

Hampir 1,5 Abad Menghilang, Kadal Aneh ini Muncul Lagi di Danau Toba

Delina Rahayu Effendi
@delinaare

Delina Rahayu Effendi

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.