Begini Lucunya si Kelinci Laut di Perairan Indonesia

Begini Lucunya si Kelinci Laut di Perairan Indonesia

Kelinci laut © Sumber: Biodiversity Warrior

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Jika kita mendengar kata kelinci, yang terbayang dalam kepala kita tentu hewan lucu menggemaskan, berwarna putih, pemakan wortel, mempunyai dua telinga panjang, serta berloncatan kesana kemari di rerumputan.

Pikiran itu memang 100 persen benar, jika kita membayangkan tentang kelinci yang hidup di daratan. Tapi ternyata ada juga kelinci jenis lainnya. Hidupnya di lautan, yaitu nudibranchia atau sea rabbit.

Sepasang kelinci laut jenis Chromodoris kunei di perairan Padangbai, Bali. Foto : Anton Wisuda/Mongabay Indonesia
Sepasang kelinci laut jenis Chromodoris kunei di perairan Padangbai, Bali | Foto: Anton Wisuda/Mongabay Indonesia

Karena hidup di lautan, maka ada banyak perbedaaan kelinci darat dan kelinci laut ini. Selain hidupnya di lautan, kelinci laut merupakan satwa dengan kategori filum molusca dan kelas gastropoda. Sedangkan kelinci darat adalah hewan vertebrata (bertulang belakang) dan termasuk kelas mamalia.

Sepasang kelinci laut berjenis Chromodoris annae di perairan Padangbai, Bali. Foto : Anton Wisuda/Mongabay Indonesia
Sepasang kelinci laut berjenis Chromodoris annae di perairan Padangbai, Bali | Foto: Anton Wisuda/Mongabay Indonesia

Di dunia ada sekitar 3000 jenis nudibranchia yang telah diketahui, dan banyak diantaranya sangat fotogenik dan diburu banyak pehobi foto underwater untuk diabadikan keberadaannya, karena mempunyai warna yang sangat cantik dan indah. Dan satu yang termasuk ke dalam golongan fotogenik itu adalah nudibranch bornella.

Tidak banyak penelitian ilmiah tentang si cantik ini, itu sebabnya, penjelasan biologi nudibranch jenis ini cukup minim ditemukan. Yang jelas, bornella sering ditemukan memangsa coral hydroid di dalam laut.

Bornella anguilla, salah satu kelinci laut (sea rabbit) atau nudibranch yang dijumpai di perairan Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara. Foto : Anton Wisuda/Mongabay Indonesia
Bornella anguilla, salah satu kelinci laut (sea rabbit) atau nudibranch yang dijumpai di perairan Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara | Foto: Anton Wisuda/Mongabay Indonesia

Kelinci laut yang satu ini, mempunyai corak dan bentuk tubuh yang sangat berbeda dengan tubuh nudibranchia lainnya. Selain berwarna-warni, tubuhnya juga terdapat banyak jari seperti cabang, serta di sekitar mulutnya juga terdapat tentakel-tentakel kecil, yang menambah keunikan si bornella ini. Selain itu, antenna di kepalanya yang menyerupai cabang pohon itu, membuatnya sekilas tampak seperti kijang mungil di dalam lautan.

Bornella anguilla, salah satu jeni kelinci laut di Perairan Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara. Bornella anguilla merupakan salah satu jenis kelinci laut yang unik karena memiliki cabang seperti jari dan tentakel disekitar mulutnya yang berbeda dengan jenis kelinci laut lainnya | Foto: Anton Wisuda/Mongabay Indonesia
Bornella anguilla, salah satu jeni kelinci laut di Perairan Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara. Bornella anguilla merupakan salah satu jenis kelinci laut yang unik karena memiliki cabang seperti jari dan tentakel disekitar mulutnya yang berbeda dengan jenis kelinci laut lainnya | Foto: Anton Wisuda/Mongabay Indonesia

Banyak ditemukan bersembunyi di bawah batu di dalam laut, nudibranch bornella tersebar di wilayah Indo Pasifik, termasuk di perairan nusantara. Walaupun, keberadaannya sendiri, tidaklah ada di semua lautan Indonesia. Ini mungkin karena bentuknya yang cukup mencolok, sehingga lebih menarik perhatian para predatornya dan manusia, untuk dijadikan penghuni aquarium. Nudibranch bornella hidup di kedalaman 1-20 meter saja, serta mempunyai panjang yang cukup bervariasi. Tetapi rata-ratanya adalah 1-5 cm saja.

Bornella anguilla, salah satu jeni kelinci laut unik di Perairan Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara | Foto: Anton Wisuda/Mongabay Indonesia
Bornella anguilla, salah satu jeni kelinci laut unik di Perairan Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara | Foto: Anton Wisuda/Mongabay Indonesia

Sementara sebagian besar spesies Bornella dapat berenang dengan fleksi lateral tubuh mereka. Beberapa jenis bornella berenang bagaikan sebuah sebuah gelombang otot bergerak ke bawah tubuh untuk menghasilkan gerakan seperti belut.

Para pehobi fotografi underwater pastilah tidak akan pernah bosan untuk memotret sang fotogenic lautan ini. semoga keberadaannya akan selalu lestari dan terjaga dari tangan-tangan yang tidak bertanggungjawab, seperti reklamasi atau jaring pukat yang secara nyata menghancurkan habitat mereka.

Bornella anguilla, salah satu jeni kelinci laut unik di Perairan Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara | Foto: Anton Wisuda/Mongabay Indonesia
Bornella anguilla, salah satu jeni kelinci laut unik di Perairan Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara | Foto: Anton Wisuda/Mongabay Indonesia


Sumber: Diposting ulang dari Mongabay Indonesia atas kerjasama dengan GNFI

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga33%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang41%
Pilih Tak PeduliTak Peduli4%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau22%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Dahulu, Bentuk dan Ukuran Pulau Jawa pada Peta Pernah Berubah-ubah. Ini Kisahnya! Sebelummnya

Dahulu, Bentuk dan Ukuran Pulau Jawa pada Peta Pernah Berubah-ubah. Ini Kisahnya!

Sejarah Hari Ini (6 Juni 2007) - Transportasi Baru Kota Jakarta, Waterway Selanjutnya

Sejarah Hari Ini (6 Juni 2007) - Transportasi Baru Kota Jakarta, Waterway

Vita Ayu Anggraeni
@ayuvitaa

Vita Ayu Anggraeni

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.