Jadi Wisata Selancar Kelas Dunia, Mentawai Bangun Pelabuhan Tambahan

Jadi Wisata Selancar Kelas Dunia, Mentawai Bangun Pelabuhan Tambahan
info gambar utama

Kabar terbaru datang dari Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. Demi mendukung Kepulauan Mentawai sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata bagi wisata selancar kelas dunia, pemerintah akan membangun pelabuhan tambahan di kawasan tersebut.

Disebutkan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman melalui CNN Indonesia, bahwa di Kepulauan Mentawai terdapat 26 titik selancar terbaik dunia. Untuk itu, dalam rangka meningkatkan akses juga perekonomian Sumatera Barat maka pemerintah akan memperbaiki infrastruktur yang ada, khususnya jalan ke Pelabuhan Teluk Tapang.

Ombak di Laut Mentawai | Sumber dok: Traveling Yuk
info gambar

Lebih lanjut, Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan mengungkapkan bahwa setidaknya ada empat pelabuhan yang turut dikembangkan di wilayah Sumatera Barat. Keempatnya ialah Pelabuhan Labuan Bajau dan Pelabuhan Mabukuk di Siberut Barat (Kepulauan Mentawai), Pelabuhan Teluk Lapang di Pasaman Barat, dan Pelabuhan Panasahan di Painan. Pembangunan tersebut pun akan dilakukan secara bertahap.

Disampaikan pula bahwa pelabuhan pertama yang akan dibangun ialah Pelabuhan Labuhan Bajau yang berada di Pulau Siberut, Mentawai. Sebab pelabuhan tersebut nantinya akan digunakan sebagai pelabuhan wisata. Pelabuhan Labuhan Bajau nantinya juga akan dilengkapi dengan dua pelabuhan yang saat ini beroperasi di Kepulauan Mentawai.

Ombak di Kepulauan Mentawai yang Mempesona | Sumber dok: KSM Tour
info gambar

Turut bangga dengan inovasi juga pembaruan yang ada. Semoga dengan demikian perekonomian juga pariwisata yang ada di Indonesia, khususnya di Sumatera Barat dapat terus meningkat.

Bangga Pariwisata Indonesia!


Sumber: CNN Indonesia

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini