Inovator Universitas Brawijaya, Raih Gold Medal di Korea International Women's Invention Exposition (KIWIE) 2018

Inovator Universitas Brawijaya, Raih Gold Medal di Korea International Women's Invention Exposition (KIWIE) 2018

Tim Universitas Brawijaya © Innopa

Disaat para remaja zaman sekarang yang lebih suka mendengarkan musik KPOP, menonton Drama Korea, serta tergila-gila dengan para artis korea, berbeda dengan para muslimah dari Universitas Brawijaya yang mengharumkan nama bangsa di Dunia Internasional. Ya, mereka adalah para Inovator Muslimah yang lebih suka untuk menuangkan ide-ide mereka untuk menemukan hal baru. Mereka berkesempatan untuk pergi berlaga diajang Korea International Women's Invention Exposition (KIWIE) 2018 yang berlangsung 4 hari dari tanggal 28 Juni sampai 1 Juli 2018, di Hall 2A, Exhibition Center 1, KINTEX, Seoul, Korea Selatan. KIWIE merupakan kegiatan pameran inovasi wanita terbesar di dunia yang diikuti oleh lebih dari 30 negara yang Diselenggarakan oleh Korean Intellectual Property Office (KIPO) dan Korea Women Inventors Association (KWIA).

Keterangan Gambar (© Pemilik Gambar)Tim dari Universitas Brawijaya Indri Hafida , Adinda Putri Zahrah , Linda Arum , Habsari Yusrindra , Harion Budiharjo membawa produk Mydietday: An Alternative Solution to Obesity and Overweight based Websites to Improve Healthy and Effective Diet dimana produk ini merupakan situs web diet sebagai instrumen yang mudah diakses melalui smartphone / laptop yang dirancang secara umum untuk menghitung energi yang dibutuhkan,status gizi, berat badan ideal, untuk memberikan saran aktivitas fisik yang tepat, menu yang disusun untuk menurunkan berat badan (obesitas / kelebihan berat badan) baik meningkatkan berat badan (Berat badan kurang). Berkat Mydietday mereka meraih Golden Medal dan juga Special Award dari Thailand.

Keterangan Gambar (© Pemilik Gambar)Pada kompetisi ini Tim dari Universitas Brawijaya lainnya yang berkolaborasi yaitu Lefi Unsiyyati (FP), Alfi Inayati (FP), dan Maulida Mardhatillah (FK) Mereka menampilkan inovasi Portable Purifier Used Cooking Oil Treatment (OREO-it). Melalui OREO-it, tim dibawah bimbingan Bu Dwi Retnoningsih memenangkan Gold Medal dalam kompetisi KIWIE 2018 dan sekaligus mendapatkan Special Award for Excellent Invention dari Taiwan. Disamping itu, OREO-it juga lolos dalam pendanaan PKM Ristekdikti 2018.

Keterangan Gambar (© Pemilik Gambar)Selain itu, Tim Universitas Brawijaya yang lain juga mendapatkan hasil yang baik. Penghargaan yang diraih yakni dua medali emas kategori umum bidang kesehatan dan special award dari DEV-KIT-HAG Invention Association Germany. Mar’atus (PWK), Fitri Indah Permata Sari (Fakultas Kedokteran Hewan/FKH), Elfahra Casanza Amalda (FKH), dan Alfa Fadilah (Fakultas Ilmu Komputer) mempresentasikan tentang inovasi anti bakteri daerah kewanitaan yang dibuat dari pelepah pisang. Produk ekstrak ini diberi nama Sabaves Spray.

Dalam acara yang diikuti lebih dari 150 peserta ini, Mar’atus dan tim mempresentasikan inovasi produk ke tim dewan juri dan pengunjung stand. Presentasi diwakili oleh Mar’atus dan Alfa yang masih tergolong mahasiswa angkatan paling awal dengan penuh keyakinan meskipun bidang produk yang mereka hasilkan bukan dari latar belakang pendidikan masing-masing. Mar’atus sendiri dipercaya untuk membuat prototype design produk dan design grafis dari kemasan produk tersebut.

Keterangan Gambar (© Pemilik Gambar)


Sebagai seorang muslimah, diantara waktu luang mereka menyempatkan juga untuk berkunjung ke beberapa destinasi diantaranya daerah Iwateon, mereka mengujungi Masjid Pusat Seoul. Mereka merasa bersyukur berada di indonesia yang jika ingin mendapatkan nikmatnya sholat berjamaah dengan muslim lainnya, jaraknya tidak terlalu jauh. Di Korea Selatan waktu puasanya juga cukup lama yaitu sekitar 16 Jam dan yang jualan makanan halal terbatas.

Tentu prestasi para muslimah ini sangat membanggakan, dan perlu dijadikan teladan, selain mereka aktif di akademik diantara mereka juga banyak mengikuti kegiatan kampus diantaranya ada yang mengikuti Unit Aktiitas Kerohanian Islam (UAKI), PKM, MTQ, dan masih banyak lagi. Semoga mereka tetap dapat berprestasi dan bermanfaat bagi nusa dan bangsa.

Keterangan Gambar (© Pemilik Gambar)

Sumber: Prasetya UB, Tribunnews, Innopa, Instagram

Pilih BanggaBangga40%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang20%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi40%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Lindswell Kwok, Atlet Wushu Indonesia yang Siap Berlaga di Asian Games 2018 Sebelummnya

Lindswell Kwok, Atlet Wushu Indonesia yang Siap Berlaga di Asian Games 2018

7 Gunung yang Menjadi Bagian dari 7 Keunikkan Kota Tomohon Selanjutnya

7 Gunung yang Menjadi Bagian dari 7 Keunikkan Kota Tomohon

Yoga Sadewa
@yogasadewa

Yoga Sadewa

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.