Beasiswa Pemimpin Masa Depan Indonesia untuk Studi ke Australia, Mau?

Beasiswa Pemimpin Masa Depan Indonesia untuk Studi ke Australia, Mau?
info gambar utama

Sektor industri kreatif Indonesia diproyeksikan akan terus berkembang dalam tiga tahun ke depan. Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) Indonesia memperkirakan inudstri ini akan mempekerjakan hingga 16,7 juta orang pada tahun ini.

Indonesia sendiri mengklasifikasikan 16 industri di bawah ekonomi kreatif: pengembangan aplikasi dan game, arsitektur, desain interior, desain komunikasi visual, desain produk, fashion, film, animasi dan video, fotografi, kerajinan, kuliner / makanan, musik, penerbitan, iklan, pertunjukan seni, seni rupa, televisi dan radio.

Hal ini disebut telah memberikan kontribusi sebesar IDR 990,4 triliun untuk Produk Domestik Bruto Indonesia pada tahun lalu.

Sementara itu, salah satu mitra terdekat Indonesia, Australia, juga Australia juga merupakan pusat untuk berbagai seni kreatif dan industri, mulai dari film, seni visual dan pertunjukan, hingga penerbitan dan industri games.

Sydney. Foto: Sydney.com
info gambar

"Sydney memiliki komunitas seni, budaya, dan hiburan yang hidup serta memainkan peranan kunci dalam pendidikan, pelatihan dan pengembangan untuk pemimpin masa depan di semua industri seni dan kreatif," kata Dr Matthew Holt, Eksekutif Pendidikan Transnasional untuk UTS Insearch, jalur menuju University of Technology Sydney (UTS).

“Kami melihat kesempatan bagi pelajar Indonesia untuk mendapatkan pengalaman yang berharga dalam industri yang relevan melalui belajar di UTS Insearch dan di Fakultas Desain, Arsitektur, dan Bangunan University of Technology Sydney untuk mengembangkan keterampilan dan kemampuan mereka untuk menampilkan budaya kreatif Indonesia,” imbuhnya.

Untuk itu, UTS menawarkan beasiswa Future Leaders Scholarship senilai AUD 3,000 (IDR 32 juta) untuk biaya studi bagi para pelajar Indonesia yang mendaftarkan diri di UTS Insearch sebelum Desember 2019.

Suasana perkuliahan mahasiswa Desain UTS. Foto: UTS
info gambar

“Selain beasiswa tersebut, para pelajar ini juga akan menerima akses ke Program Kepemimpinan khusus dari kami senilai AUD 2,000 (Rp 21 juta) untuk membantu mempersiapkan mereka dalam magang. Akses ini memberikan informasi praktis tentang tempat kerja dan perencanaan karir di Australia,” kata Stefani Sugiarto, Manajer Mitra untuk UTS Insearch pada Good News from Indonesia.

UTS sendiri berada di peringkat ke-28 di dunia dalam bidang Seni dan Desain dalam pemeringkatan yang dilakukan QS World University Rankings 2018.

Informasi mengenai program beasiswa dapat diakses melalui laman resmi di sini.

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Indah Gilang Pusparani lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Indah Gilang Pusparani.

Terima kasih telah membaca sampai di sini