Obor Asian Games XVIII Tahun 2018 tiba di Jakarta, setelah melalui rangkaian panjang perjalanan Api Abadi yang diawali dari Stadion Nasional Dhyan Chand, New Delhi, India pada tanggal 17 Juli 2018 dan tanggal 18 Juli 2018 tiba di Candi Prambanan, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Seperti dikutip GNFI dari rilis Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, selama hampir satu bulan Api Abadi dibawa mengelilingi 18 provinsi dan 64 kota di Indonesia dengan ribuan partisipan. Obor Asian Games yang dibawa dari wilayah Jakarta Selatan oleh Ade Novriza, mantan atlet Taekwondo, diterima oleh Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan, di Balaikota Jakarta, pada Rabu sore (15/8).

Gubernur Anies pun membawa lari Api Abadi dan meletakkannya di mini cauldron yang diletakkan di halaman Balaikota Jakarta. Penerimaan Obor Asian Games ini turut dimeriahkan oleh penampilan 200 penari yang disiapkan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta. Dalam kesempatan ini, Gubernur Anies berpesan agar seluruh masyarakat dapat menjadikan Jakarta sebagai tuan rumah yang baik menyambut duta-duta olahraga dari negara-negara Asia.

“Kita bangsa Indonesia patut bangga, pada tahun ini kembali menjadi Tuan Rumah Penyelenggaraan Asian Games setelah 56 tahun lalu atau Tahun 1962 menjadi Tuan Rumah Asian Games IV di Jakarta, Indonesia. Mari kita sambut dan sukseskan bersama Asian Games XVIII Tahun 2018 di Jakarta-Palembang. Jadikan Jakarta Tuan Rumah yang baik menyambut para atlet dan official, serta pendukung-pendukung atlet dari berbagai negara di Asia,” tutur Gubernur Anies.

Gubernur Anies menjelaskan, Obor Asian Games akan diarak mengelilingi 5 Kota dan 1 Kabupaten Administratif di Provinsi DKI Jakarta. Kota Jakarta Timur menjadi yang pertama disinggahi oleh Kirab Obor pada tanggal 15 Agustus. Kirab dimulai di Lippo Mal Kramat Jati dan selanjutnya diarak menuju ke Taman Mini Indonesia Indah, hingga menyusuri Jl. TB Simatupang di Jakarta Selatan. Kemudian, kirab berlanjut menyusuri kawasan Ragunan menuju Jl. HR. Rasuna Said hingga memasuki kawasan Menteng, Jakarta Pusat, dan diserahkan kepada Gubernur Anies di Balaikota Jakarta.

Selanjutnya, pada tanggal 16 Agustus, Obor Asian Games akan mengelilingi Jakarta Pusat, dimulai dari Balaikota Jakarta pukul 07.30 WIB menuju Masjid Akbar Kemayoran hingga ke Monas Barat Daya. Lalu, diarak melewati Kantor Kelurahan Tanah Sereal, Jakarta Barat, hingga menuju kawasan Wisata Kota Tua, RPTRA Kalijodo, dan mengakhiri kirab di GOR Sunter, Jakarta Utara. Sementara pada tanggal 17 Agustus, Api Abadi akan dibawa berkelana menuju Pulau Untung Jawa, kemudian diinapkan di Monas.

Mulai tanggal 17 malam, Api Asian Games dapat disaksikan langsung oleh masyarakat di Monas. Pada tanggal 18 Agustus 2018, diselenggarakan acara Jalan Bersama Obor Asian Games mulai dari Monas hingga ke Pintu 10 Gelora Bung Karno, Senayan. Jalan Bersama Obor Asian Games ini akan dimulai pada pukul 06.30 WIB. Pelaksanaan Kirab Obor Asian Games ini atas kolaborasi INASGOC, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, TNI – POLRI, dan seluruh pihak pendukung.

Obor Asian Games akan dibawa 11 orang berprestasi untuk melewati 20 pos. Adapun 11 pembawa obor tersebut yakni Ade Novriza (atlet nasional taekwondo), Kusdiana Adi (layar), Rudi Hartono & Ricky Subagja (bulutangkis), Anindya Bakrie (pengusaha), Juana Wangsa Putri (taekwondo), Nunung Jayadi (atletik), Christian Hadinata (bulutangkis), Shenny Ratna Amelia (loncat indah), Anjasmara Prasetya (publik figur), dan dr Cindiawaty josito (dokter spesialis gizi).

Sebelumnya, Gubernur Anies melepas Kontingen Atlet dan Official asal Provinsi DKI Jakarta di Balai Agung, Balaikota Jakarta. Kontingen tersebut meliputi 175 atlet dan 95 pelatih yang akan berlaga di Asian Games XVIII Tahun 2018. Gubernur Anies menyampaikan apresiasinya atas upaya dan kerja keras yang dilakukan para atlet dalam mempersiapkan pertandingan, serta KONI Provinsi DKI Jakarta yang telah secara optimal mempersiapkan duta-duta olahraga Provinsi DKI Jakarta untuk bertanding di pesta olahraga Asia ini.

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu