Blockchain Hub Pertama di Indonesia Resmi Dibuka

Blockchain Hub Pertama di Indonesia Resmi Dibuka
info gambar utama

Sebuah blockchain hub untuk pertama kalinya berdiri di Indonesia. Bernama Indonesia Blockchain Hub, tempat ini ditujukan memacu gairah industri blockchain di dalam negeri.

Indonesia Blockchain Hub merupakan gerakan kolektif dari KADIN, Asosiasi Blockchain Indonesia, BEKRAF, dan HARA startup asal Singapura, bertujuan sebagai gerbang utama untuk membuka jaringan ekosistem antar pegiat blockchain di Indonesia dan global, serta menjadi wadah untuk berbagi dan belajar pengalaman.

Secara fundamental, kelebihan blockchain yang tidak dapat dimanipulasi dan transparan ini membawa dampak menjanjikan dalam merevolusi banyak industri dan bisnis di dunia. Banyak yang mengatakan bahwa seperti revolusi komunikasi yang didukung oleh internet; blockchain akan merevolusi transaksi. Revolusi blockchain akan mempermudah transaksi antara seluruh lapisan masyarakat sampai UMKM ataupun petani seperti yang sekarang sudah mereka nikmati melalui penetrasi internet.

Sumber: Jakarta Kita
info gambar

Menanggapi hal tersebut, Vice Chairman BEKRAF, Ricky Pesik, juga mengatakan, dengan menerapkan teknologi blockchain pada bisnis, Indonesia dapat lebih kompetitif. Teknologi ini dapat diterapkan dalam berbagai sektor, salah satunya dalam ekonomi kreatif. Usaha Menengah Kecil dan Mikro (UMKM) di bidang ekonomi kreatif dipercaya juga dapat mengadopsi teknologi blockchain yang penerapannya relatif terjangkau untuk mencapai hasil bisnis yang lebih optimal.

Fungsi pertama dari diresmikannya blockchain hub tersebut adalah sebagai lokasi untuk ajang 'kopi darat' bagi para pelaku industri berbasis blockchain. Berikutnya adalah tempat berlatih dan edukasi mengenai blockchain itu sendiri.

"Sehingga tidak hanya sekadar sharing tapi juga edukasi dengan harapan muncul sertifikasi," ujar CEO HARA Regi Wahyu, Kamis (16/8).

Regi melanjutkan peran ketiga yang diharapkan dari hub itu adalah coworking space. Dengan demikian, Indonesia Blockchain Hub bisa menjadi candradimuka bagi para pegiat blockchain.

Yos Ginting, anggota dewan penasehat Asosiasi Blockchain Indonesia berujar kehadiran tempat ini dapat membantu kegalauan publik.

"Karena selama ini ada yang merasa ragu dan khawatir bertransaksi dalam blockchain," kata Yos.

Indonesia Blockchain Hub berdiri di bilangan Senopati, Jakarta Selatan. Publik yang berminat berkegiatan di sana bebas datang.

CEO HARA, Regi | Sumber: CNN Indonesia
info gambar

Blockchain kian populer di masyarakat beberapa tahun belakangan berkat pemanfaataannya di Bitcoin. HARA adalah contoh startup yang mendasari bisnisnya berdasarkan blockchain untuk sektor agrikultur dan pangan.

Peresmian Indonesia Blockchain Hub ini tidak hanya mengundang para pemain bisnis, pemerintah, dan masyarakat umum, namun juga menghadirkan para 14 narasumber serta pemain proyek blockchain ternama di dunia untuk berbagi pengalamannya dalam , seperti Oscar Darmawan – Founder & CEO of INDODAX (Indonesia), Jonathan Lee – CCO of Yello Digital Mobile (Korea) , Vachara Aemavat – Co-CEO of SIX Network (Thailand), Constantin Papadimitriou – President of Pundi X (Indonesia), Darius Rugevicius – Founder & Managing Partner of Connect Capital (Amerika Serikat), Gabriel Yang – COO of Beyond Blocks (Korea), dan lainnya.


Sumber: CNN Indonesia | Dunia Fintech | Bali Ekbis

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini