Keindahan Tari Indonesia yang Memukau Wisatawan Lokal dan Dunia

Keindahan Tari Indonesia yang Memukau Wisatawan Lokal dan Dunia

Tari Kecak © pixabay

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Keindahan kesenian Indonesia telah tersohor ke seluruh penjuru dunia. Banyak kesenian Indonesia yang sengaja ditonjolkan untuk menarik minat wisatawan dunia. Berikut adalah tarian yang sering ditampilkan dan menjadi populer di mata wisatawan dunia.

Tari Saman

Tari Saman (indonesiakaya.com)

Tari yang dibawakan oleh banyak penari ini disukai karena gerakannya yang kompak dan bervariasi. Gerak tubuh dan tangan yang dipadukan secara apik membuat penonton terpesona. Tarian ini telah berubah fungsi. Tari Saman pada zaman dahulu digunakan sebagai media penyebaran agama. Namun sekarang hanya menjadi tarian hiburan.

Tari Saman termasuk dalam tari pertunjukan, karena tidak terikat oleh waktu, peristiwa, atau acara tertentu.

Tari Kecak

Tari Kecak (pixabay.com)

Tari ini seringkali dipertontonkan sebagai hiburan di Bali. Kurang lengkap rasanya jika pergi ke Pulau Dewata tanpa menyaksikan Tari Kecak. Kalangan wisatawan internasional juga menyebutnya sebagai tari api. Tarian yang dibawakan sebanyak puluhan hingga ratusan penari laki – laki ini memang kerap memasukkan atraksi api.

Para penari menggunakan sarung Bali dan duduk secara melingkar. Gerakan penari diiringi olah suara dari dirinya sendiri. Suara ‘cak cak cak’ yang didengungkan para penari mengiringi cerita epic Ramayana yang menjadi cerita utama.

Reog Ponorogo

Reog Ponorogo (indonesiakaya.com)

Aroma mistis begitu terasa ketika melihat reog beraksi. Tari ini menceritakan kisah pertempuran besar antara Raja Ponorogo dengan makhluk mitos seperti singa. Kostum yang luar biasa, membuat masyarakat terkesima menyaksikan aksi dari para penari.

Atraksi pada reog yang paling ditunggu adalah ketika pembarong mengangkat dadak merak. Dadak Meraka seberat 50 kg itu hanya diangkat dengan bantuan gigi. Dadak merak akan digigit dan dimainkan selama tarian reog berlangsung.

Tak sampai disitu, terkadang pengunjung juga berkesempatan untuk duduk diatas dadak merak yang sedang dimainkan.

Tari Legong

Tari Legong (indonesiakaya.com)

Tak ada habisnya jika mengulik khazanah seni di Bali. Tari Legong menjadi salah satu tarian Bali yang paling populer. Pada zaman dulu, hanya keluarga kerajaan yang boleh menikmati tarian ini. Namun seiring berkembangnya waktu, Keindahan Tari Legong bisa dinikmati oleh masyarakat umum.

Tari ini meliputi gerakan jari dan kaki yang rumit, juga ekspresi wajah yang demonstratif, yang ditekankan dengan kostum tradisional yang indah.

Tari Pendet

Tari Pendet (indonesiakaya.com)

Tari pendet dulunya menjadi tarian yang dibawakan untuk kegiatan pemujaan di Pura. Mengikuti arus perkembangan zaman, tarian ini melambangkan penyambutan atas turunnya dewata ke dunia.

Namun pada masa sekarang ini, Tari Pendet juga menjadi tari dalam menyambut tamu, sebagai ucapan selamat datang.

Itulah beberapa tarian adat Indonesia yang mendunia. Tentunya masih banyak lagi tarian yang berpotensi bahkan sudah dikenal oleh dunia. Tinggal tugas rakyat Indonesia untuk terus menjaga tarian ini agar tidak hilang.

Sumber : okezone.com | asliindonesia.net | ilmuseni.com

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang50%
Pilih Tak PeduliTak Peduli50%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
5 Produksi Bunga dan Daun Potong dari Kabupaten Sukabumi Sebelummnya

5 Produksi Bunga dan Daun Potong dari Kabupaten Sukabumi

Sejarah Hari Ini (15 Juli 1985) - Museum Situs Kepurbakalaan Banten Lama Selanjutnya

Sejarah Hari Ini (15 Juli 1985) - Museum Situs Kepurbakalaan Banten Lama

Luthfi Rahman
@luthfi24

Luthfi Rahman

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.