Orchid Forest Cikole, Paket Lengkap Wisata untuk Millenials

Orchid Forest Cikole, Paket Lengkap Wisata untuk Millenials
info gambar utama

Orchid Forest Cikole di Lembang, Bandung diresmikan Menteri Pariwisata Arief Yahya, Jumat (24/09/2018). Tempat wisata ini menjadi pilot project Nomadic Tourism dan Ecotourism.

Taman wisata baru ini memadukan konsep edu-tourism, eco-tourism, dan sport-tourism. Tempat ini wajib dikunjungi lantaran keindahan alam hutan pinus serta dekorasi yang instagramable. Wisatawan juga akan disuguhkan dengan keindahan anggrek yang ada disana.

“Orchid Forest agar memiliki positioning generasi millennials sebagai future customers yang berkarakter sangat mobile, sangat digital, dan sangat interaktif. Karena sepertiga wisatawan adalah millennials,” kata Menpar Arief Yahya.

Orchid Forest menawarkan co-working space, glamour camping, dan camping. Orchid forest yang baru dibuka ini ternyata sudah menjadi lokasi penyelenggaran destinasi digital berskala internasional.

“Orchid Forest baru dibuka 19 Agustus 2017 namun sudah menjadi lokasi penyelenggaraan destinasi digital berskala internasional yakni La La Fest,” kata Maulana Akbar, Direktur utama Orchid Forest.

Nomadic Tourism dan Destinasi Digital merupakan strategi kemenpar untuk mengejar target 20 juta kunjungan wisatawan mancanegara dan 275 juta pergerakan wisatawan nusantara pada 2019.

“Value tertinggi dari destinasi digital bukan direct value tapi media valuenya, bisa sekitar 5 kali lipat. Itulah mengapa kita membuat destinasi digital, pasti meledak,” kata Menpar Arief Yahya dalam rilis pers kemenpar.

Wahana Glamp Camping/glamping menjadi salah satu daya tarik traveller dunia. Taman wisata baru ini akan dibangun Smart Glamping bintang 5 (Luxpacking) Homepod (Glampacking), dan Co Working Space (Flashpacking).

Orchid Forest juga memiliki tempat outbond yang terdiri dari beberapa permainan, yakni wood brideg, flying fox, high rope, dan bundling.

Sebelumnya, Orchid Forest Cikole Lembang ini telah melakukan nota kesempahaman (MoU) dalam Co-branding Wonderful Indonesia dengan Kemenpar pada 8 Agustus lalu.

Kemudian, dilanjutkan dengan kerjasama dengan Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Bandung pada 10 Agustus. Kerjasama dengan STP dilakukan untuk memperkuat sumber daya manusia (SDM), khususnya dalam mengembangkan destinasi digital dan nomadic tourism.

Sumber : kemenpar.go.id

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini