Sail Moyo Tambora: NTB Siap Sambut Kembali Wisatawan

Sail Moyo Tambora: NTB Siap Sambut Kembali Wisatawan

Pulau Kenawa, Kabupaten Sumbawa © Sumber: Direktori Tempat Wisata

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠. Rekomendasi lain dari WHO

Sail Moyo Tambora 2018 berlangsung sesuai jadwal dari tanggal 9 hingga 23 September di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), Kementerian Perhubungan RI telah mengumumkan kapasitasnya untuk mengelola kegiatan tersebut berada di bawah Menteri Koordinator Bidang Maritim, Luhut Pandjaitan.

"Sail Moyo Tambora 2018 akan diadakan sesuai jadwal. Hal ini menandakan semangat untuk menghidupkan kembali sektor pariwisata NTB setelah gempa bumi yang terjadi," ucap Arif Toha Tjahjagama selaku sekretaris transportasi laut. Gempa bumi yang ia maksudkan adalah gempa bumi yang baru-baru ini terjadi di Lombok dan Sumbawa.

Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi telah terlihat mengunjungi Pelabuhan Badas, Sumbawa yang akan menjadi pelabuhan tuan rumah.

Sail Moyo Tambora 2018 merupakan bagian dari Sail Indonesia, sebuah reli tahunan yang berangkat dari Darwin, Australia menuju Indonesia dan mengunjungi beberapa Pelabuhan di seluruh nusantara.

Reli tahun ini, yang mengusung Sail Moyo Tambora setelah sebelumnya mempromosikan Sabang, Karimata, dan Bunaken, diperkirakan akan banyak diikuti oleh ratusan kapal pesiar di seluruh dunia untuk bergabung sebagaimana mereka berangkat dari dua lokas: Darwin dan Singapura.

Seluruh kapal pesiar berkumpul di awal September di area Labuan Bajo, Flores, Nusa Tenggara Timur, dan bersama-sama berlayar menuju Pelabuhan Badas, dimana Sail Moyo Tambora 2018 dibuka pada 9 September lalu.

Kapal layar | Sumber: IDN Times
Kapal layar | Sumber: IDN Times

Kepala Dinas Pariwisata NTB, Lalu Mohammad Faozal menyebutkan ada sekitar 140 kapal pesiar yang mengarungi rute Moyo Tambora tahun ini. Dengan masing-masing kapal pesiar membawa sebuah kru berisikan dua hingga empat pelaut, setidaknya 500 wisatawan mancanegara berada di event ini.

Lalu menyebutkan bahwa lima kabupaten di Sumbawa, Sumbawa Barat, Dompu dan Bima, serta kota Bima di Pulau Sumbawa juga hadir untuk mempromosikan pariwisata lokalnya.

Ia menambahkan bahwa bebrapa aktivitas dari event tersebut diatur sedemikian rupa menyesuakan dengan gempa bumi terbaru, terasuk layanan publik, dan event penggalangan dana bagi korban bencana.

Lokasi yang dituju meliputi Pelabuhan Kapal Pesiar Medana Resort di desa Medana, Lombok Utara.

Awak kapal pesiar diperbolehkan untuk mengeksplorasi setiap persinggahan selama beberapa hari, dengan harapan dapat meningkatkan pariwisata lokal serta ekonomi.


Sumber: Jakarta Post

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah jika sakit
  5. Hindari menyentuh wajah
  6. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang100%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Kelembutan Pasir Pantai Ngurbloat Yang Tiada Tara Sebelummnya

Kelembutan Pasir Pantai Ngurbloat Yang Tiada Tara

Jamur Tudung Pengantin, Jamur Cantik yang Tumbuh di Indonesia Selanjutnya

Jamur Tudung Pengantin, Jamur Cantik yang Tumbuh di Indonesia

Vita Ayu Anggraeni
@ayuvitaa

Vita Ayu Anggraeni

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.