Jakarta adalah Kota besar yang memiliki banyak destinasi wisata dengan nama yang besar pula, seperti Taman Mini Indonesia Indah, Monumen Nasional (monas), Museum Fatahillah, dan lain-lain. Ribuan wisatawan tiap hari mendatangi tempat-tempat tersebut karena kepopulerannya. Namun tahukah kawan, selain beberapa destinasi wisata yang besar itu, ada beberapa destinasi wisana yang namanya tidak terlalu terkenal, tapi patut untuk dikunjungi. Apa saja?

Rumah Akar, Kota Tua, Jakarta.

via CheckInJakarta / flickr
via CheckInJakarta / flickr

Lokasinya tak jauh dari Museum Fatahillah, Rumah Akar Kota Tua menyimpan daya tarik dan kisah yang akan membuat orang berdecak kagum. Kota Tua yang dulunya sebagai pusat pemerintahan Belanda pada masa kolonial di Jakarta Pusat ini memang dipenuhi dengan rumah kuno berarsitektur Eropa khas Belanda kuno. Rumah Akar Kota Tua juga memiliki atmosfir Eropa yang sangat terasa, yaitu model jendela-jendela yang tinggi, detil-detil cerukan yang indah, dan langit-langit bangunan yang luas.

Bangunan ini penuh dengan akar-akar yang merambat dan terlihat dari luar dinding hingga dalam bangunan. Menariknya, tidak ada kepastian apa fungsi bangunan Rumah Akar Kota Tua sebelumnya. Bangunan 2 lantai di sudut jalan ini dikisahkan pernah menjadi ruang kantor perniagaan Belanda dan juga pernah digunakan sebagai gereja masyarakat hingga gudang. Di bagian dalam Rumah Akar Kota Tua, sering muncul perasaan mencekam yang mengikuti. Sambil melewati pintu Rumah Akar Kota Tua yang penuh akar pohon, terlihat ruangan utama lengkap dengan sebuah pohon raksasa di tengah.

.

Pulau Perak, Kepulauan Seribu

sumber : pulauperak.com
sumber : pulauperak.com

Pulau Perak adalah salah satu dari 23 pulau kecil lainnya yang masuk dalam wilayah administrasi Pulau Harapan. Memiliki luas 3,06 hektar, pulau ini tidak berpenghuni dan diatur peruntukannya sebagai zona rekreasi atau pariwisata. Satu-satunya penghuni yang tetap adalah para penjaga dengan warung makanan dan minuman usahanya.

Di pinggir pantai Pulau Perak, kawan bisa melihat langsung dasar laut dengan pasir putih dan batuan coral yang berserakan. Air lautnya sangat jernih sehingga ikan atau coral di bagian dasarnya bisa dilihat langsung dari permukaan tanpa harus menyelam. Biasanya wisatawan akan datang ke Pulau Perak saat menjelang sore, setelah puas menyelami keindahan panorama bawah laut di beberapa spot snorkeling atau kunjungan ke beberapa pulau lainnya. Pulau ini ditumbuhi pohon-pohon besar yang rindang dan teduh, melepaskan penat di beberapa kursi bambu yang sengaja di desain untuk berbaring atau rebahan.

.

Taman Tabebuya

sumber : senengpiknik
sumber : senengpiknik

Taman yang berlokasi di ujung selatan Jakarta ini adalah taman cantik dengan kolam teratai. Taman Tabebuya ini tepatnya di Jl Moh Kahfi I, Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Letaknya dekat dengan pertigaan Jagakarsa, di turunan yang merupakan lembah. Taman yang asri ini memiliki rumput yang hijau. Di kolam teratai bisa memberi makan ikan. Tidak sedikit orang yang duduk di rumput menikmati bekal makanan yang dibawa. Banyak orang berolah raga di jogging track yang tersedia, main bulu tangkis, bahkan ada yang melakukan yoga.

sumber : LimaKaki
sumber : LimaKaki

Udara di sekitar kawasan taman ini sangat sejuk, karena dipenuhi dengan pohon dan tanaman yang indah. Salah satunya adalah pohon Tabebuya yang berasal dari Brazil. Pohon Tabebuya memiliki bunga berwarna merah muda. Jika kawan sedang beruntung, pohon tersebut akan berbunga dan tampak mirip seperti Bunga Sakura yang ada di Jepang.

--

Sumber : Dekoruma, tourdejava.net, detik.com

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu