Selain atlet Para-atletik yang berlaga di Asian Para Games 2018 ini, terdapat juga hal unik lainnya yang terdapat disana. Salah satunya adalah seorang seniman cilik asal Klaten bernama Temanku Lima Benua. Liben, begitu dia dipanggil, memiliki bakat yang luar biasa.

Selama penyelenggaraan Asian Para Games 2018, dia mempertunjukkan keahlian yang spesial. Remaja berusia 16 tahun itu mampu melukis wajah hanya dalam kurun waktu maksimal dua menit. Liben menggunakan teknik gambar cepat (speed drawing) ketika membuat sketsa wajah dengan menggunakan pensil.

Dia datang ke Jakarta atas undangan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk menjaga booth Direktorat Tradisi milik Kemendikbud di Wisma Atlet Kemayoran. Tugas yang dimilikinya adalah memperkenalkan permainan dan minuman tradisional Indonesia kepada atlet-atlet di wisma.

Melalui Asian Para Games 2018, Liben ingin menyebarkan pesan persahabatan dari sketsa atlet yang ditemuinya di Wisma Atlet. Berawal dari inisiatif itu, kini ia mengejar target 2.500 sketsa wajah atlet, ofisial, serta jurnalis yang berpartisipasi di Asian Para Games 2018.

Liben  ketika mengunjungi main press centre dan melukis disana | bola.com
Liben ketika mengunjungi main press centre dan melukis disana | bola.com

Remaja yang memiliki hobi menggambar sejak masih duduk di bangku sekolah dasar ini mengaku baru satu tahun terakhir dia belajar membuat sketsa wajah dengan cepat.

"Belajarnya dari Youtube, kan saya anak milenial," ujarnya sembari tertawa.

Di Asian Para Games 2018, Liben telah melukis banyak orang dari latar belakang berbeda. Setiap hari dia melukis 250 hingga 300 wajah.

Kendati sudah melukis banyak wajah, mimpi terbesar Liben adalah melukis wajah Presiden Republik Indonesia Joko Widodo karena beliau adalah orang nomor satu di Indonesia.

Liben saat sedang asyik melukis beberapa wajah dari jurnalis yang bertugas | https://warta.sumedang.info/sports/123118-lukis-wajah-gratis-di-asian-para-games/
Liben saat sedang asyik melukis beberapa wajah dari jurnalis yang bertugas | https://warta.sumedang.info/sports/123118-lukis-wajah-gratis-di-asian-para-games/

Lebih lanjut, Liben mengatakan aksi melukisnya di Asian Para Games 2018 ini dia lakukan tanpa pamrih. Dia juga sampai izin sekolah selama satu pekan untuk melukis karena dia ingin terlibat secara langsung dalam menyebarkan semangat inspirasi dan energi Asia yang menjadi judul dari ajang tersebut.  Suatu saat dia ingin jadi generasi yang membangun bangsa yang mencintai Indonesia dan ibu pertiwi. 

Selain memiliki bakat yang luar biasa, Liben juga memiliki nama lengkap yang unik. Dia menjelaskan nama Temanku Lima Benua diberikan oleh sang legenda sastra Indonesia yakni Willibrordus Surendra Broto Rendra atau yang lebih dikenal dengan panggilan W.S. Rendra. Adapun arti dari nama lengkapnya adalah supaya punya banyak teman. 

Hingga Kamis (11/10), Liben sudah melukis lebih dari 2.200 wajah dari 43 negara, baik atlet, ofisial, dan jurnalis yang bertugas di area pertandingan Asian Para Games 2018.

Sumber: CNNAntaranewsLiputan6

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu