Tunjukan Taring, Indonesia Menjadi Tuan Rumah Summit Pertama Fashion Line Ini

Tunjukan Taring, Indonesia Menjadi Tuan Rumah Summit Pertama Fashion Line Ini
info gambar utama

Indonesia dengan mayoritas penduduk beragama muslim terbesar di dunia, rasanya tidak berlebihan jika kita menjadi tren-setter dalam hal pakaian tertutup.

Kita perlu berbangga karena Indonesia akan menjadi tuan rumah pertama untuk Modest Fashion Summit yang akan diadakan di Jakarta pada tanggal 11 hingga 12 Desember mendatang.

Pihak penyelenggara EBW Worldwide mengatakan dalam siaran pers bahwa acara yang akan berlangsung selama dua hari itu akan berfokus pada penyediaan platform internasional untuk bisnis ke bisnis (B2B) di samping industri fashion pakaian tertutup.

Selama acara, para peserta dapat mengikuti perpaduan antara keynote speech, sesi panel, dan wawancara langsung (one-on-one interview). Kegiatan ini dirancang untuk membantu peserta untuk belajar lebih banyak tentang hubungan konsumen, memecahkan pertumbuhan, dan membangun kolaborasi baru antara brand, pengecer dan investor.

Selain itu, ketua tim kreatif EBW Worldwide, Stevy Sela mengatakan bahwa summit ini juga bertujuan untuk membantu para peserta dalam memprediksi tren mendatang di industri mode sederhana, sambil memastikan keberlanjutan industri fashion pakaian tertutup.

"Kami ingin membuat fashion pakaian tertutup dapat berkelanjutan dan menjadi bagian dari industri fashion, karena kami percaya kesederhanaan cocok semua orang," kata Sela.

Industri fashion pakaian tertutup terus berkembang. Merek-merek terkenal, termasuk Nike, H & M dan Tommy Hilfiger, sudah mulai memproduksi pakaian tertutup.

Menurut State of the Global Islamic Economy Report yang diproduksi oleh Thomson Reuters, pasar fashion pakaian tertutup diperkirakan bernilai 44 milyar juta dolar Amerika. Konsumen Muslim diperkirakan menghabiskan 368 miliar dolar Amerika untuk fashion pada 2020, menunjukkan peluang bagi para pemangku kepentingan fashion pakaian tertutup.

Sumber: Jakarta Post

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini