Bicara Pentingnya 1000 Hari Terbaik Di #KopdarBaik Sumenep

Bicara Pentingnya 1000 Hari Terbaik Di #KopdarBaik Sumenep
info gambar utama

Membicarakan topik kesehatan memang seperti tak ada habisnya. Apalagi terkait pentingnya pemenuhan asupan gizi dan nutrisi pada anak di bawah usia 2 tahun. Karena ternyata di Indonesia sendiri, tercatat ada sekitar 35,6% atau mencapai 7,8 juta dari 23 juta balita di Indonesia yang merupakan penderita stunting lho!

Nah, apa sih stunting itu?

Bersama Kemenkominfo, CEO GNFI, Founder GNFI, Prof. Dr. Merryana Adriani, SKSM.,M.Kes., Nurfitriana Busyro, dan artis Enno Lerian, fenomena stunting menjadi topik pembicaraan yang sangat menarik untuk disimak dalam acara #KopdarBaik dengan tema "1000 Hari Terbaik" di Sumenep pada Sabtu 13 Oktober 2018 kemarin.

Keterangan Gambar (© Pemilik Gambar)

Stunting sendiri merupakan kondisi di mana anak mengalami gangguan pertumbuhan tubuh dan otak. Yang mana salah satunya ditandai dengan tinggi anak yang lebih rendah dari anak-anak seusianya. Karena itu untuk mencegah terjadinya stunting, anak-anak harus mendapat asupan gizi dan nutrisi yang baik sejak dalam kandungan hingga usia 2 tahun. Mengingat asupan gizi dan nutrisi yang lengkap juga sangat berpengaruh dalam pembentukan dan pertumbuhan sel otak anak.

Demi mengurangi angka yang begitu tinggi tersebut, bukan hanya pemerintah yang harus bergerak, tapi masyarakat terutama ibu-ibu juga tentu perlu memahami apa saja penyebab stunting dan bagaimana cara mencegahnya. Salah satunya dengan cara memberikan makanan bergizi, berprotein serta bervitamin yang cukup pada anak. Atau bisa juga dengan cara memberikan ASI eksklusif serta MPASI (makanan pendamping ASI) yang bergizi.

Keterangan Gambar (© Pemilik Gambar)

Kabupaten Sumenep sendiri menjadi salah satu tempat yang dipilih untuk menyelenggarakan acara #KopdarBaik 1000 Hari Terbaik ini karena banyaknya warga Sumenep yang belum menyadari bahaya stunting pada anak. Hal ini juga senada dengan yang diungkapkan oleh Nurfitriana sebagai Ketua Penggerak PKK Kab. Sumenep dalam acara tersebut. Apalagi didukung dengan salah satu fakta yang masih sering terjadi adalah adanya kebiasaan buruk masyarakat yang memberi makanan padat (seperti lontong atau pisang) pada bayi di bawah usia 6 bulan. Yang tentu saja hal itu dapat berakibat kurang baik bagi pertumbuhan anak.

Keterangan Gambar (© Pemilik Gambar)

Agar kebiasaan seperti ini dapat dikurangi dan tidak terjadi lagi, maka Sumenep yang menduduki peringkat keempat dalam pravelensi stunting perlu mendapat edukasi yang tepat.

Jadi semoga dengan adanya #KopdarBaik di Sumenep dengan tema "1000 Hari Terbaik" ini dapat menjadi salah satu cara untuk mengedukasi masyarakat demi mencegah terjadinya stunting pada anak.


Sumber:

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini