Begini Wujud Interior Stasiun MRT Senayan!

Begini Wujud Interior Stasiun MRT Senayan!

MRT Senayan yang Hampir Memasuki Tahap Selesai © Nalau Nobel (Unsplash)

Sebentar lagi proyek Mass Rapid Transit (MRT) dapat dinikmati warga DKI Jakarta. Tepatnya di bulan Maret 2019. Jika tidak ada aral melintang maka kehadiran MRT tentunya akan memberikan fasilitas yang mumpuni bagi masyarakat Jakarta.

Diketahui hingga saat ini pekerjaan sipil proyek tersebut telah mencapai angka 96,54 persen. Rinciannya 95,36 persen untuk pekerjaan depo dan jalur layang. Sementara pekerjaan jalur bawah tanah mencapai 97,71 persen.

Kondisi Terkini MRT Senayan | Sumber dok: Kompas
Kondisi Terkini MRT Senayan | Sumber dok: Kompas

Berdasarkan kunjungan yang dilakukan Kompas di salah satu stasiun yang tengah dibangun yakni Stasiun Senayan, yang menjadi stasiun bawah tanah pertama yang berada di ujung Jalan Jenderal Sudirman. Stasiun tersebut diketahui dapat diakses melalui dua pintu masuk yang berada di depan dan di seberang mal. Saat ini, keduanya pun masih dalam tahap penyelesaian akhir.

Dalam memberikan kemudahan warga untuk mengakses area concourse dan peron stasiun, maka pengelola PT MRT Jakarta berupaya untuk menyediakan dua buah tangga dan satu unit ekskalator di masing-masing pintu masuk. Selain itu turut ada dua unit lift di sana.

Kondisi Terkini MRT Senayan | Sumber dok: Kompas
Kondisi Terkini MRT Senayan | Sumber dok: Kompas

Disebut bahwa stasiun ini memiliki panjang sekitar 200 meter dan lebar 19 meter. Ketika warga turun ke dalam stasiu, mereka akan mendapati area concourse atau area komersial yang berada di kedalaman tiga meter dari permukaan jalan.

Lebih lagi, selain dapat membeli tiket melalui mesin tiket elektronik, pihak pengelola juga menyediakan petugas tiket box untuk membantu warga mendapatkan kemudahan tiket. Di samping itu, turut terdapat beberapa fasilitas umum lainnya seperti toilet, ruang menyusui, toserba, hingga atm center.

Kondisi Terkini MRT Senayan | Sumber dok: Kompas
Kondisi Terkini MRT Senayan | Sumber dok: Kompas

Selain itu, untuk menuju peron atau tempat tunggu kereta, pihak pengelola juga menyediakan dua unit tangga, dua unit ekskalator, dan satu unit lift. Keberadaan lift ini tentunya dapat memberikan kemudahan bagi para penumpang penyandang disabilitas.

Area peron sendiri terbilang cukup luas dan dilengkapi dengan sistem sirkulasi udara yang baik, sehingga mampu memberikan kenyamanan lebih bagi para penumpang. Di beberapa titik diketahui juga terdapat CCTV untuk memberikan rasa aman pada penumpang.

Melalui hal tersebut diketahui bahwa secara keseluruhan pekerjaan konstruksi stasiun yang didominasi warna cokelat dan abu-abu ini telah mencapai 96,48 persen. Lebih lagi sebagai transporasi publik, stasiun MRT Senayan juga terintegrasi dengan Halte TransJakarta. Di samping itu, turut terdapat sejumlah moda transportasi lain yang melewati stasiun tersebut seperti halnya APB, PPD, Kopaja, hingga Metromini.

Dengan hadirnya MRT ini nantinya dapat menjadi wadah untuk menekan penggunaan kendaraan pribadi sebagai moda transportasi, yang mampu mengurangi tingkat kemacetan di Jakarta.


Sumber: Kompas

Pilih BanggaBangga50%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang50%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Mahasiswa UGM Sabet 2 Penghargaan di Student Formula Japan 2018 Sebelummnya

Mahasiswa UGM Sabet 2 Penghargaan di Student Formula Japan 2018

Insan Media Solo bersama Warganet Deklarasi Kawal Kebijakan Nasional Tanpa Hoax Menuju Indonesia Maju Selanjutnya

Insan Media Solo bersama Warganet Deklarasi Kawal Kebijakan Nasional Tanpa Hoax Menuju Indonesia Maju

Aninditya Ardhana Riswari
@anindityaar_1997

Aninditya Ardhana Riswari

anindityaardhana.wordpress.com

Perempuan dua puluh satu tahun. Bahagia saya sederhana, nonton film dan karaokean seorang diri cukup membuat saya sumringah. Menulis, membaca, dan menyanyi adalah tiga aktivitas yang saya lalui untuk mengisi waktu luang. Pecinta greentea dan penggemar berat band kawakan Indonesia, Kahitna.

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.