Kembali Membanggakan, Atlet Wushu Tanah Air Raih Emas di China!

Kembali Membanggakan, Atlet Wushu Tanah Air Raih Emas di China!

Wushu Indonesia Kembali Berkibar di Kejuaraan Internasional © Sportsmatik

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Kabar membahagiakan datang dari cabang olahraga wushu Indonesia. Salah seorang anak bangsa yakni Ghaniya Zada Achari berhasil meraih medali emas dalam Festival Shaolin Wushu Internasional di Zhengzhou, Cina, yang digelar sejak 19 hingga 23 Oktober.

Ghaniya yang saat ini tercatat sebagai murid dari perguruan Inti Bayangan Jakarta keluar menjadi yang terbaik nomor changquan atau tangan kosong pada kelas A di bawah 12 tahun.

Tak hanya Ghaniya, sang adik Emir Fadilghani Achari juga berhasil menorehkan prestasi membanggakan di ajang tersebut. Emir tercatat meraih medali perunggu pada kelas A di bawah 12 tahun di nomor tangan kosong nanquan.

Menurut rilis yang diterima melalui sang Ibu, dalam CNN Indonesia, kedua anaknya masih berpeluang untuk meraih medali di empat nomor lain. Bahkan hingga di pelaksanaan hari terakhir kejuaraan, Selasa (23/10), Ghaniya masih akan tampil di nomor golok, toya, taijiquan, dan kipas. Sementara Emir diketahui akan bertanding di nomor golok, toya, taijiquan, dan tatao.

Ghaniya dan Emir Bersama Ibunya Usai Melangsungkan Pertandingan | Sumber dok: CNN Indonesia
Ghaniya dan Emir Bersama Ibunya Usai Melangsungkan Pertandingan | Sumber dok: CNN Indonesia

Disampaikan bahwa festival kejuaraan wushu di Zhengzhou ini merupakan pertandingan terbuka yang digelar oleh Federasi Wushu Asia (WFA). Kendati demikian, banyak pula peserta yang hadir yang berasal dari luar Asia seperti Amerika Serikat dan Ukraina.

Lebih lagi kejuaraan ini bisa menjadi salah satu tahapan untuk menuju kejuaraan dunia, sebab kejuaraan ini merupakan inisiatif dari setiap perguruan tetap yang hadir melalui rekomendasi PB Wushu Indonesia.

Diketahui bahwa Perguruan Inti Bayangan menerjunkan 11 atletnya untuk hadir pada kejuaraan ini. Salah satunya termasuk Ghaniya dan Emir, sedangkan peserta Indonesia adapula yang berasal dari Bali dan Semarang.

Sebagai seorang atlet, Ghaniya telah berlatih wushu sejak usia enam tahun sedangkan Emir mulai lima tahun. Oleh sebab itu diketahui bahwa wushu bukanlah hal baru bagi kakak beradik tersebut.

Bahkan disebut bahwa di sasana wushu Inti Bayangan baik Ghaniya maupun Emir mengikuti kelas reguler. Saat kenaikan tingkat keduanya selalu mendapat peringkat pertama hingga meraih kesempatan untuk mengikuti penjurusan tim inti menjadi atlet wushu.

Bangga dengan pencapaian tersebut. Selamat Ghaniya dan Emir.

Bangga Anak Bangsa!

Sumber: CNN Indonesia

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga100%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Dosen Universitas Brawijaya (UB) Mengaplikasikan Probiotik Pada Pembudidaya Ikan Nila di Kelurahan Buring, Malang Sebelummnya

Dosen Universitas Brawijaya (UB) Mengaplikasikan Probiotik Pada Pembudidaya Ikan Nila di Kelurahan Buring, Malang

Sejarah Hari Ini (8 Juli 1945) - Sekolah Tinggi Islam Berdiri di Jakarta Selanjutnya

Sejarah Hari Ini (8 Juli 1945) - Sekolah Tinggi Islam Berdiri di Jakarta

Aninditya Ardhana Riswari
@anindityaar_1997

Aninditya Ardhana Riswari

anindityaardhana.wordpress.com

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.