Komunitas Media Selenggarakan Diskusi Anti Berita Hoax dan Capaian Kinerja Pemerintah

Komunitas Media Selenggarakan Diskusi Anti Berita Hoax dan Capaian Kinerja Pemerintah
info gambar utama

Media selalu menarik untuk dilihat dari berbagai disiplin keilmuan. Setiap disiplin keilmuan memiliki sudut pandang beragam terhadap media. Media bisa disebutkan merupakan sebagai perangkat besar menuju satu tujuan besar dalam suatu bangsa dan negara. Oleh karena itu Media kata Indonesia yang bekerjasama dengan Komunitas Jurnalis Pesantren menggelar diskusi bersama para jurnalis, dan pengusaha dengan tema “Peran Publikasi Media: Antara Berita Hoax dan Capaian Kebijakan Ekonomi Pemerintah Indonesia” Tema tersebut diambil karena maraknya berita hoax terjadi saat ini, tentunya akan berdampak bagi stabilitas ekonomi dan politik di Indonesia. pasalnya ditangan Pemerintah Jokowi, Indonesia telah sukses membangun pondasi ekonomi.

Diskusi yang digelar di Café TAAGAR, Jalan Kemang Raya,No 130D,Bangka,Mampang Prapatan,Jakarta Selatan. Kamis (25/10), Ketua Pelaksana Sekaligus pemimpin redaksi Kata Indonesia, Hafyz Edy Marshal di hadapan para media dan pengusaha serta peserta diskusi memberikan wejangannya bahwa Media selaku arus utama untuk membendung berita hoax, karena media harus mampu mengedukasi publik dengan berita yang akurat, berimbang dan memihak kebenaran.

“Kemajuan teknologi, mengakibatkan masyarakat terus menuntut kemudahan akan akses informasi. Media merupakan sarana yang paling tepat untuk penyebaran informasi kepada publik. Dengan demikian, pengelola media harus memiliki kemampuan jurnalistik yang baik sehingga informasi yang disampaikan kepada publik mudah difahami dan bermanfaat untuk bangsa” ujar Hafyz.

Luqman Rimadi (Redaktur News Liputan6.com) sebagai pemateri pertama menjelaskan bahwa untuk mengoptimalkan peran media yaitu dengan membangun kesadaran masyarakat Indonesia guna mendukung keberlajutan pembangunan nasional dan program pemerintah melawan berita hoax guna mewujudkan nawacita pemerintah terutama dalam bidang ekonomi.

“Mengoptimalkan peran media dalam nawacita pemerintah yaitu dengan membangun persepsi masyarakat akan bahaya hoax agar pemerintah bisa fokus melanjutkan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dengan asas kerakyatan” kata Luqman.

Kesuksesan Pemerintah Jokowi Membangun Pondasi Ekonomi Nasional

Erdy Nasrul (Redaktur Pelaksana Koran Republika) sebagai pemateri kedua menuturkan bahwa saat ini pemerintah sedang membangun pondasi ekonomi nasional dan dapat membuka jalan bagi perkembangan ekonomi nasional di masa depan yang lebih menjanjikan.

“media bersama masyarakat harus mempromosikan capaian pembangunan nasional guna melawan berbagai berita hoax yang merugikan bangsa, pemerintah, dan keberlangsungan ekonomi Indonesia. saat ini (pemerintahan Jokowi) sedang membangun pondasi ekonomi terbukti dengan capaian mengatasi pelemahan Rupiah dan membuat kebijakan tegas untuk pengusaha tambang dan migas” tutup Erdy.

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini