Hanya 18 Hari, Pasar Malam Sekaten di Yogyakarta Sudah Mulai Loh...

Hanya 18 Hari, Pasar Malam Sekaten di Yogyakarta Sudah Mulai Loh...

Suasana Pasar Malam Sekaten ketika sore hari menjelang malam, syahdu dan romantis. FOTO/Nadhir Attamimi

Pasar Malam Perayaan Sekaten (PMPS) telah resmi dibuka pada Jum'at (02/10/2018) sore. Event tahunan tersebut dibuka langsung oleh Wakil Gubernur DIY, Sri Paduka Paku Alam X bersama Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi.

Tahun ini, Pasar Malam Sekaten yang akrab disapa masyarakat Jogja hadir selama 18 hari terhitung mulai tanggal 02-19 November 2018 bertempat di Alun-alu Utara Kraton Yogyakarta.

Seperti biasanya, banyak permainan rakyat yang mampu menghibur masyarakat dan wisatawan yang hadir. Mulai dari kuliner, permainan dan hiburan, jualan pakaian, dan masih banyak lainnya. Tak lupa juga pengunjung bisa melihat pentas aksi lumba-lumba.

Wadah hiburan masyarakat tersebut dibuka mulai pukul 17.00 hingga pukul 22.00 WIB setiap harinya selama event tersebut masih digelar.

Saran kami, berkunjunglah ke Pasar Malam Sekaten ketika sore hari menjelang malam, suasana gemerlap lampu-lampu Kota Jogja dan sekitarnya akan menambah syahdu dan romantisnya suasana.

Bagi anda yang tidak mengetahui lokasinya, kami akan memberikan patokan-patokan untuk mempermudah perjalanan anda. Jika anda berada di kawasan Malioboro, anda hanya perlu berjalan ke arah Selatan menuju Titik Nol Kilometer.

Lepas itu, anda bisa berjalan lagi ke arah Selatan melewati perempatan besar Bank BNI dan Bank BI (perempatan Titik Nol), tidak kurang 20 meter, suasana Alun-alun Utara yang gemerlap dan terang benderang, itulah Pasar Malam Sekaten.

Berada di posisi halaman Kraton Yogyakarta, sebuah lapangan besar dan luas menjadi tempat penyelenggaraan Sekaten dari tahun ke tahun.

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X dalam sambutannya yang disampaikan Sri Paduka Paku Alam X mengungkapkan dalam perayaan sekaten 2018 ini agar mampu digunakan sebagai sarana interaksi warga.

Selain itu, Sekaten diharapkan mampu menjadi daya tarik wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta. Sekaten yang telah mengalami perkembangan hingga saat ini, agar tetap pada nuansa budaya yang merupakan makna asli yang sakral yakni Sekaten

Sekaten sejatinya berasal dari kata Syahadatain atau dua kalimat syahadat yang merupakan strategi para Wali Songo dalam menyebarkan agama Islam di tanah Jawa.

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Suwardi dan Satu Menit yang Membuat Filipina Ngeri Sebelummnya

Suwardi dan Satu Menit yang Membuat Filipina Ngeri

Selandia Baru yang Jatuh Cinta dengan Kopi Instan Indonesia Selanjutnya

Selandia Baru yang Jatuh Cinta dengan Kopi Instan Indonesia

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.