Raja Ampat Beserta Keelokannya

Raja Ampat Beserta Keelokannya
info gambar utama

Tahukah kalian kalau Indonesia punya surga alam di bawah lautnya? Yups surga tersebut ada di Kabupaten Raja Ampat, Papua yang memiliki 610 pulau dengan panjang total tepi pantai 753 km. Kepulauan dengan julukan The last paradise on earth ini memiliki kekayaan bawah laut yang tak terhingga keindahannya. Berdasarkan Laporan The Nature Conservancy dan Conservation International, terdapat sekitar 75% spesies laut dunia (1000 jenis ikan karang dan 540 jenis karang) tinggal di kawasan kepulauan yang terletak di seberang ‘kepala burung’ Pulau Papua yang seluas 4,6 juta hektar. Dengan kata lain, Raja Ampat bisa dibilang sebagai Ibukotanya makhluk laut nih.

Dibalik keindahan dan kekayaan alamnya, Raja Ampat juga memiliki banyak kisah lho! Berdasarkan mitos yang ada, nama Raja Ampat berasal dari sebuah kisah tentang seorang perempuan yang menemukan tujuh telur. Kemudian, empat butir telur tersebut menetas dan menjadi empat pangeran yang masing-masing menjadi raja yang berkuasa di wilayahnya. Tiga sisa telur yang ditemukan perempuan tersebut menjadi hantu, batu, dan seorang perempuan. Keempat telur yang sudah menetas tersebut bernama War yang menjadi Raja di Waigeo, Betani yang menjadi Raja di Salawati, Dohar yang menjadi Raja di Misool, dan Mohamad yang menjadi Raja di Batanta. Gimana nih cerita mitos tentang Raja Ampat? Semakin menarik bukan untuk mengulas Raja Ampat lebih lanjut?

Jika sobat wanderers ingin berkunjung ke Raja Ampat, ada waktu terbaik nih untuk berkunjung ke sana! Waktu terbaik untuk ke Raja Ampat adalah pada bulan Oktober hingga April karena pada waktu tersebut, musim kemarau sedang berlangsung. So, kamu bisa deh menikmati liburanmu di Raja Ampat tanpa ada halangan, seperti hujan.

Well, bisa dibilang perjalanan ke tempat-tempat wisata yang ada di Raja Ampat tidaklah mudah. Kamu harus bersiap untuk merogoh kocek dalam-dalam, karena perjalanan berlibur ke Raja Ampat tidak hanya sampai dengan pesawat saja. Setelah sampai bandara Domine Eduard Osok di Sorong, Wanderers bisa langsung ke Pelabuhan nih dengan menggunakan taksi. Untuk mencapai pelabuhan dengan menggunakan taksi dari bandara akan memakan waktu perjalanan selama 10 menit. Eitss, sebelum sampai pelabuhan kamu sudah harus tau ya mau ke Pulau Misool atau Waisai. Jika Wanderers ingin ke Waisai terlebih dahulu, kalian dapat menggunakan kapal feri ekspres yang akan berangkat setiap dua kali sehari, yaitu pada pukul 9 pagi dan 2 sore. Tiket kapal feri ekspres dapat dibeli di pesawat atau bandara lho dengan harga IDR 100.000 (kelas ekonomi) dan IDR 150.000 (kelas VIP). Namun, jika kamu ingin berkunjung ke Pulau Misool terlebih dahulu, wanderers dapat menggunakan kapal feri yang akan berangkat setiap Senin atau Jumat pukul 12 malam. Dengan pengorbanan yang harus wanderers lalui untuk menuju pulau-pulau tersebut pastinya akan terbayar kok dengan keindahan dan kekayaan alam yang ditawarkan disana. Pastinya akan membuat wanderers terkagum-kagum dan tidak ingin beranjak pergi hehe. Kira-kira ada apa aja ya di Raja Ampat?

Pulau-pulau beserta keindahannya

 Pulau Waigeo | Foto: sporttourism.id
info gambar

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa Raja Empat merupakan suatu pulau yang dikelilingi oleh pulau-pulau kecil di sekitarnya dengan keindahan dan keunikan masing-masing. Beberapa pulau tersebut sudah menjadi tempat populer yang wajib dikunjungi oleh wisatawan yang berkunjung ke Raja Ampat, yaitu Pulau Waigeo, Misool, Salawati, dan Batanta. Dari keempat pulau tersebut, Pulau Waigeo atau biasanya dikenal sebagai Pulau Amber merupakan pulau terbesar yang terletak diantara Pulau Papua dan Pulau Halmahera. Pulau Waigeo menjadi tempat yang tepat nih untuk menyelam karena disana terdapat banyak spesies mahkluk laut yang menakjubkan, salah satu diantaranya adalah Ikan Pari Manta yang mana merupakan ikan pari terbesar di dunia. Selagi menyelam di birunya laut, kalian bisa sekalian melakukan kegiatan fotografi di bawah laut lho. Keindahan dan kekayaan Pulau Waigeo tidak berhenti sampai wisata bawah lautnya saja nih! Selain sebagian Pulau yang dilengkapi dengan pasir putih, birunya laut, dan tebing-tebing yang menjulang pada teluk yang indah, Pulau Waigeo juga memiliki hutan rimba dengan kekayaan flora dan faunanya. Jika wanderers ingin mendapatkan pengalaman lebih yang tak terlupakan, berkunjunglah pada akhir tahun. Pada waktu tersebut, kalian akan menikmati suatu fenomena cahaya yang muncul dari laut dan berputar-putar di permukaan laut selama kurang lebih 20 menit. Fenomena tersebut dinamakan sebagai “Hantu Laut” oleh masyarakat asli Pulau Waigeo.

Foto Keindahan Pulau Misool oleh TripAdvisor
info gambar

Pulau selanjutnya adalah Pulau Misool yang berbatasan langsung dengan Lut Seram beserta laut lepasnya. Hal tersebut menjadikan Pulau Misool sebagai jalur lintasan ikan paus dan gurita. Disana wisatawan akan disuguhkan dengan hamparan pasir putih dan air yang berwarna hijau toska yang dipercantik dengan hutan bakau dan deretan pulau batu karang yang membentang kokoh di bagian barat dan timurnya. Sama halnya dengan Pulau Waigeo, wisatawan dapat menyelam secara bebas di beningnya air laut dengan objek kekayaan bawah laut yang menakjubkan.

Pulau Salawati | Foto: Phinemo
info gambar

Jika wanderers ingin menyepi sejenak dari keramaian, kalian bisa banget nih ke Pulau Salawati. Why? Yups, Pulau Salawati bisa dibilang masih “perawan” nih karena belum terlalu ramai dan kekayaan alamnya masih asri dan murni. Sama halnya dengan Pulau Waigeo, wisatawan dapat menyelam dan menjelajah hutan tropisnya yang lebat. Namun, ada yang istimewa dari pulau yang satu ini nih, yaitu saat menyelam wisatawan akan melihat satu spesies ikan yang hanya ada di Pulau Salawati. Ikan itu dikenal dengan nama Ikan Pelangi Salawati. Sesuai dengan namanya, ikan tersebut memiliki warna yang indah seperti pelangi. Dibalik keindahannya, Pulai Salawati memiliki nilai historis tersendiri nih. Gak percaya? Pulau Salawati menjadi saksi bisu dari peristiwa Perang Dunia II. Wisatawan akan menemukan bunker-bunker sebagai peninggalan dari Belanda dan Jepang.

Pulau Batanta | Foto: Triptrus
info gambar

Last but not least, Pulau Batanta. Pulau ini memiliki pemandangan pantai dengan pasir putih yang lembut dan pastinya laut biru yang memikat ditambah dengan tumbuhan yang semakin mempercantik pulau ini. Keindahan Pulau Batanta ga berhenti sampai pantainya saja lho! Disana juga terdapat air terjun dengan tinggi 10 meter dan air yang menyejukkan. Pulau Batanta juga terkenal dengan wisata budayanya lho, yaitu di desa Marandanweser dan Waiweser yang akan memberikan pengalaman bagi wisatawan untuk tinggal dan merasakan hidup ala masyarakat asli sana. Untuk menikmati seluruh keindahan yang ada disana, kalian harus melintasi jalan yang cukup menantang.

Yuk, siapkan ransel dan peralatan travelingmu, dan bergabung bersama kami ke Raja Ampat!

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini