Tingkatkan Akuntabilitas, Jak Lingko Terapkan Sistem E-Payment Only

Tingkatkan Akuntabilitas, Jak Lingko Terapkan Sistem E-Payment Only

Bus Transjakarta Scania K320IA body Laksana Cityline 2 © Sumber: Wikipedia

Jak Lingko, sistem transportasi umum di mana penumpang dapat melakukan perjalanan dengan bus Transjakarta dan angkot (angkot umum) untuk satu tarif tetap, hanya akan menerima pembayaran kartu elektronik mulai bulan Desember.

Spanduk yang mengumumkan kebijakan baru telah dipasang di beberapa lokasi.

Direktur layanan dan pengembangan PT Transjakarta yang dimiliki oleh pemerintah Achmad Izzul Waro menegaskan kebijakan yang akan datang, dengan mengatakan bahwa itu bertujuan untuk meningkatkan layanan dan akuntabilitas.

Spanduk pemberitahuan kebijakan pembayaran elektronik Jak Lingko | Sumber: Nibras Nada Nailufar / Kompas.com
Spanduk pemberitahuan kebijakan pembayaran elektronik Jak Lingko | Sumber: Nibras Nada Nailufar / Kompas.com

"Semua transaksi akan tanpa uang untuk memastikan akuntabilitas," katanya seperti dikutip oleh kompas.com. "Angkot adalah bagian dari integrasi dan bukan pesaing Transjakarta."

Sebelumnya, ke-11 operator angkot sepakat untuk mengintegrasikan layanan mereka dengan Transjakarta, yang berarti bahwa penumpang hanya perlu membayar sekali dengan kartu elektronik untuk menggunakan layanan tersebut.

Dalam skema tersebut, pengemudi angkot dibayar berdasarkan jarak yang mereka tempuh, terlepas dari jumlah penumpang yang mereka bawa.

Pemerintah kota telah berusaha memperluas integrasi dengan moda transportasi lain, termasuk minibus lain, MRT dan light rapid transit (LRT), yang akan mulai beroperasi komersial tahun depan. Jak Lingko adalah nama baru dari sistem transportasi One Card One Trip.

Layanan ini akan mulai aktif berlaku mulai tanggal 1 Desember 2018.


Sumber: Jakarta Post

Pilih BanggaBangga100%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Seniman Indonesia Menangi Painting of The Year Pada Kompetisi UOB Asia Tenggara Sebelummnya

Seniman Indonesia Menangi Painting of The Year Pada Kompetisi UOB Asia Tenggara

Sejarah Di Balik Bubur Pedas Kuliner Khas Sambas Kalimantan Barat Selanjutnya

Sejarah Di Balik Bubur Pedas Kuliner Khas Sambas Kalimantan Barat

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.