Lima Besar Dunia di Taekwondo Junior? Bukan Masalah!

Lima Besar Dunia di Taekwondo Junior? Bukan Masalah!

Ilustrasi Taekwondo © Thao Le Hoang

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Atlet-atlet cilik taekwondo Indonesia sukses memgharumkan nama bangsa di Kejuaraan Dunia Junior Taekwondo Pomsae 2018. Dalam ajang yang diikuti 55 negara itu, satu atlet berhasil menembus lima besar dunia.

Dialah Avisha Nabilla, yang merangsek masuk ke posisi lima besar dunia, berkat keberhasilannya di kelas kadet individu putri. Avisha menjadi yang terbaik kelima dari total 33 peserta.

Kemudian prestasi membanggakan lainnya digenggam oleh Rori K., M. Rizal, dan Johansen yang menempati peringkat enam di kelas beregu junior putra. Total ada 20 konstestan yang mengikuti kejuaraan di kategori tersebut.

Johansen dan Rori beserta Avisha, Ibnu, dan Rizka, juga mencatatkan prestasi apik di nomor gaya bebas campuran. Mereka menempati peringkat 10 dari 11 peserta yang berpartisipasi.

Sementara untuk M. Rizal, ia tak hanya mengikuti kelas beregu junior saja, tapi juga turun di kelas individu junior putra. Dari 37 peserta, Rizal sukses menduduki peringkat 13.

Demikian halnya dengan Rizka Salsa di nomor individu junior putri yang menempati peringkat 11 dari 38 peserta, dan Ibnu Muhammad di nomor individu gaya bebas yang bertengger di posisi 9 dari 12 serta, mereka telah mengharumkan nama bangsa di kejuaaraan junior taekwondo dunia.

“Atlet-atlet junior ini baru pertama kalinya mengikuti kompetisi tingkat internasional, masih minim dengan pengalaman, namun sudah bisa menunjukan kemampuan yang terbaiknya,” ucap Bambang Siswanto, Ketua Bidang Kompetisi Usia Muda di Kemetrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Bambang melanjutkan, dengan bertanding di ajang yang dihelat di Universitas Taipei ini, pata atlet junior taekwondo Indonesia semakin terpacu dan bersemangat untuk lebih berprestasi di masa mendatang.

Keberangkatan kontingen Indonesia di turnamen ini difasilitasi oleh Kemenpora. Untuk pemilihan atletnya, diambil dari siswa Sekolah Olahraga Ragunan, yang didampingi pelatih Laras dan Leto.


Sumber: Tempo.co

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga67%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang33%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Jubah Karma Menuju Panggung Dunia Sebelummnya

Jubah Karma Menuju Panggung Dunia

Ikon Baru Perguruan Tinggi N.U yang Berumur Tujuh Tahun Selanjutnya

Ikon Baru Perguruan Tinggi N.U yang Berumur Tujuh Tahun

Aditya Jaya Iswara
@adityajoyo

Aditya Jaya Iswara

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.