#RamaiTapiDamai: Sebarkan Toleransi, Jaga Ibu Pertiwi

#RamaiTapiDamai: Sebarkan Toleransi, Jaga Ibu Pertiwi
info gambar utama

Dibalik optimisme Indonesia Emas 2045 tentu masih terdapat banyak rintangan dan tantangan yang menghadang dalam proses tersebut. Salahsatunya yang kini sedang berkembang di masyarakat adalah keresahan akibat arus informasi yang begitu masif namun bersifat provokatif dan bernada negatif. Ini tentu mengganggu terciptanya stabilitas politik dan sosial yang sangat diperlukan bagi lancarnya pembangunan ekonomi di tanah air sekarang ini. Generasi muda pun banyak yang tak luput dari 'serangan-serangan' informasi yang akhirnya mampu memicu reaksi-reaksi yang subjektif dan diskriminatif tanpa melakukan filterisasi dan verifikasi.

Kami, Inspirator Muda Nusantara, sebuah komunitas sosial yang peduli terhadap pemberdayaan pemuda, tetap berpegang teguh pada 4 pilar kebangsaan yakni UUD 1945, Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI. Kami memiliki 3 prinsip utama yakni kebebasan informasi, pemberdayaan pemuda, dan nasionalisme kompetitif. Kebebasan informasi yang kami prioritaskan adalah pada informasi-informasi yang mampu memajukan kualitas pemuda-pemudi di tanah air dan mendukung pembangunan nasional sehingga tercipta daya saing sumber daya manusia Indonesia yang tak kalah dari bangsa-bangsa lainnya di dunia.

Melalui workshop yang diadakan oleh Campaign ID yang merupakan joint project bersama Search for Common Ground (SFCG) Indonesia dalam SOLID ID, yang bertepatan dengan Hari Toleransi Internasional, bertemakan "Social Media for Social Impact", Inspirator Muda Nusantara hadir untuk meneguhkan kembali komitmennya dalam pemanfaatan media sosial untuk hal-hal yang positif dan inspiratif terutama bagi generasi muda yang telah berada dalam era revolusi industri 4.0 yang berbasiskan pada informasi dan digitalisasi.

Founder kami, Stevie Leonard Harison, telah menuliskan esensi materi dari workshop tersebut pada artikel yang dipublikasikan oleh World Youth Movement for Democracy (WYMD) pada link ini. Terkait dengan situasi politik yang terus memanas menjelang Pemilihan Umum 2019, generasi muda harus mampu melihat, menelisik, dan menilai secara lebih jeli dan objektif mengenai berita dan kabar yang dipublikasikan di dunia maya.

Mari saling menghargai. Mari saling menghormati. Demi Ibu Pertiwi.
Sumber:

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini