Indonesia memiliki sebuah museum purba yang terletak di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Museum purba tersebut dinamai Museum Manusia Purba Sangiran.

Situs Museum Manusia Purba Sangiran ini merupakan sebuah lahan dengan luas wilayah sebesar 59km persegi. Mencakup empat wilayah kecamatan sekaligus; Gemolong, Kalijambe, dan Plupuh di Kabupaten Sragen serta Kecamatan Gondangrejo di Kabupaten Karanganyar.

Dikutip dari Tribunnews, di Museum Manusia Purba Sangiran ini terdapat sebuah nama yang menjadi nama sebuah ruangan yang ada di situs ini. Tertulis: Prof Dr. Teuku Jacob.

Ketika diulik, rupanya nama tidak asing yang dimiliki oleh Prof Dr. Teuku Jacob ini berkaitan dengan asal muasal beliau.

Dikonfirmasi oleh Iwan Setiawan Bimas selaku Kepala Seksi Pemanfaatan Balai Pelestarian Situs Manusia Purba Sangiran bbahwa Prof Dr. Teuku Jacob merupakan seorang ahli paleontropologi dari Aceh yang mendedikasikan ilmu dan hidupnya untuk meneliti manusia purba.

"Beliau juga pernah memanggul senjata selama perang kemerdekaan di Kutaraja (Banda Aceh)," jelas Iwan.

Sebuah potret dan penjelasan singkat tentang Prof Dr teuku Jacob, ahli Paleontropologi (Manusia Purba) yang terletak di sudut sebuah ruangan dalam Museum Manusia Purba Sangiran, di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. (SERAMBINEWS.COM/YUSMADI YUSUF)   Artikel ini telah tayang di serambinews.com dengan judul Mengenal Prof Dr Teuku Jacob, Ilmuwan Manusia Purba Indonesia dari Aceh, http://aceh.tribunnews.com/2018/11/03/mengenal-prof-dr-teuku-jacob-ilmuwan-manusia-purba-indonesia-dari-aceh. Penulis: Yusmadi	 Editor: Hadi Al Sumaterani
Sebuah potret dan penjelasan singkat tentang Prof Dr teuku Jacob, ahli Paleontropologi (Manusia Purba) yang terletak di sudut sebuah ruangan dalam Museum Manusia Purba Sangiran, di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah | Foto: YUSMADI YUSUF / Serambinews.com

Menyusuri lebih dalam Situs Purba Sangiran ini, terdapat sebuah potret dan penjelasan singkat mengenai sang ahli paleontropologi tersebut di sudut sebuah ruangan.

Ia diketahui lahir di Pereulak, Aceh 6 Desember 1929.

Kemudian melanjutkan studi kedokteran di Universitas Gadjah Mada dan lulus pada tahun 1956 setelah menyelesaikan sekolah menengah.

Sejak itulah ia mulai tertarik untuk mendalami manusia purba hingga menjadi pakar pertama Indonesia dalam bidang ini.

Ia juga pernah belajar di University of Arizona dan Howard University di Amerika.

Kemudian mendalami ilmu manusia purba di Rijksuniversiteit di bawah bimbingan dua tokoh paleontropologi dunia G.H.Rvon Koeningswald dan W. montaugne Cobb.

Adapun hasil penelitiannya mencoba menelusuri hubungan antar manusia purba di Indonesia untuk melacak asal-usul bangsa ini.


Sumber: Tribunnews

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu