Hari ini (13/12) majalah Forbes baru saja merilis daftar terbaru dari 10 orang terkaya di Indonesia. Dalam daftar teranyar ini, terungkap bahwa harta kekayaan para penghuni papan atas mencapai ratusan triliun rupiah, dengan asumsi kurs Rp 14.500 per dolar AS.

Namun walau berjudul “daftar baru”, peringkat pertama masih dipertahankan Hartono Bersaudara. Robert Budi Hartono dan Michael Bambang Hartono total kekayaannya ditaksir mencapai USD 35 miliar (sekitar Rp 507,7 triliun), yang membuat mereka mempertahankan posisi puncak selama 10 tahun terakhir!

Sebagian besar pundi-pundi uang Hartono bersaudara didapatkan dari Bank Central Asia (BCA) yakni sekitar 70%. Sumber pendapatan serupa juga didapat oleh peringkat kedua, Susilo Wonowidjojo, yang memiliki kekayaan USD 9,2 miliar (sekitar Rp 133,45 triliun) yang mayoritas didapatkan dari sahamnya di perusahaan rokok Gudang Garam.

Susilo Wonowidjojo Foto: Gudang Garam

Bertenggernya Susilo Wonowidjojo di peringkat kedua sekaligus menggusur runner-up sebelumnya, yakni Eka Tjipta Widjaja. Pendiri perusahaan Sinar Mas tersebut turun ke peringkat ketiga dengan total kekayaan mencapai USD 8,6 miliar (sekitar Rp 124,7 triliun).

Beralih ke posisi empat, ada Sri Prakash Lohia yang memiliki total nilai kekayaan USD 7,5 miliar (sekitar Rp 108,7 triliun). Peringkat empat ini didapatnya seiring meningkatnya nilai saham Indorama Ventures, perusahaan petrokimia yang terdaftar di bursa Thailand.

Sri Prakash Lohia | Foto: Aditia Noviansyah/TEMPO

Kemudian berturut-turut dari posisi lima ke sepuluh ditempati Anthoni Salim (USD 5,3 miliar), Tahir (USD 4,5 miliar), Chairul Tanjung (USD 3,5 miliar), Boenjamin Setiawan (USD 3,2 miliar), Jogi Hendra Atmadja (USD 3,1 miliar), dan Prajogo Pangestu (USD 3 miliar).

Chairul Tanjung | Foto: Istimewa

Selain merilis daftar terbaru 10 orang terkaya Indonesia, Forbes juga mencatat lonjakan kekayaan tertinggi. Pencapaian tersebut tercatat atas nama Low Tuck Kwong, raja tambang yang menduduki peringkat 11. Aset bersihnya naik 63% menjadi USD 2,5 miliar.

Kemudian lonjakan tertinggi kedua didapat Bachtiar Karim di peringkat 21. Kekayaannya naik sebesar 61% berkat kenaikan pendapatan dari perusahaan minyak kelapa sawit Musim Mas.

Ada 2 komentar

Ayo ikutan juga