Taman Wisata Terbesar di Jawa Tengah Resmi Dibuka

Taman Wisata Terbesar di Jawa Tengah Resmi Dibuka

Wahana Cakrawala yang ada di Saloka Theme Park © Sumber: ASLO

Jawa Tengah secara resmi telah membuka sebuah taman rekreasi baru pada tanggal 15 Desember yang lalu. Acara dibuka oleh pertunjukan drum band yang dilanjutkan dengan sajian sendratari yang menceritakan Legenda Rawa Pening. Jalannya sendratari dibagi menjadi dua karena diselingi oleh sambutan.

Sendratari Legenda Rawa Pening saat Soft Opening Saloka Theme Park (15/12/2018).(Kompas.com/Anggara Wikan Prasetya)  Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul
Sendratari Legenda Rawa Pening saat Soft Opening Saloka Theme Park (15/12/2018) | Foto: Anggara Wikan Prasetya / Kompas

Terletak di desa Lopait, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Saloka Theme Park dikatakan sebagai lokasi theme park terbesar yang ada di provinsi ini. Nama Saloka diambil dari nama Ki Hajar Salokantara yang merupakan ayah dari tokoh utama dalam Legenda Rawa Pening Baru Klinting. Harapannya, nama itu akan membuat taman rekreasi ini melegenda seperti Rawa Pening.

Pada upacara peresmian, Walikota Salatiga Yulianto mengatakan dia berharap taman baru, yang terletak beberapa kilometer di sebelah utara kota Salatiga ini, akan membantu meningkatkan kedatangan wisatawan ke Semarang dan Salatiga.

Kawasan Saloka Theme Park dari Ketinggian(Kompas.com/Anggara Wikan Prasetya)  Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul
Kawasan Saloka Theme Park dari Ketinggian | Foto: Anggara Wikan Prasetya / Kompas.com

Lokasinya strategis, yakni di samping jalan utama Semarang-Solo, tepatnya beberapa kilometer sebelum masuk Kota Salatiga jika dari utara. Dari Semarang, taman ini berjarak sekitar 40 kilometer jauhnya atau satu jam perjalanan dengan mobil. Taman ini saat ini memiliki 22 atraksi yag telah siap dari 25 atraksi yang direncanakan akan hadir, yang meliputi bianglala bernama Cakrawala dan roller coaster yang dijuluki Lika-Liku.

“Ada mainan yang seperti piring berputar yang setelah itu diayun, itu nama asli dari pabrik adalah disko. Tetapi waktu kita mengamati, semua yang naik bengok-bengok (berteriak). Jadi kita namai wahana itu bengok-bengok,” ujar Teddy.

Wahana Cakrawala di Saloka Theme Park | Foto:
Wahana Cakrawala di Saloka Theme Park | Foto: Anggara Wikan Prasetya / Kompas.com

Managing Director PT Panorama Indah Permai yang mengelola Saloka Theme Park, Teddy Darmanto mengatakan, nama wahana yang berbeda akan menjadi ciri khas dan kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Jawa Tengah.


Sumber: Jakarta Post | Kompas.com

Pilih BanggaBangga57%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang14%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi29%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Tim Redaksi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Museum Bawah Tanah Pertama Indonesia Sebelummnya

Museum Bawah Tanah Pertama Indonesia

Mitos Larangan Mengonsumsi Ikan Lele di Lamongan Selanjutnya

Mitos Larangan Mengonsumsi Ikan Lele di Lamongan

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.