Mahasiswa Unair Raih Medali Perak di Korea Selatan Berkat Kulit Nanas

Mahasiswa Unair Raih Medali Perak di Korea Selatan Berkat Kulit Nanas

ilustrasi © Herbalaku

Tiga mahasiswa Fakultas Keperawatan (FKp) serta satu mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Airlangga ( Unair) meraih medali perak dalam kompetisi Seoul International Invention Fair (SIIF), Seoul, Korea Selatan, pada Kamis–Sabtu (6–8/12/2018).

SIIF merupakan kompetisi diselenggarakan Korea Invention Promotion Association (KIPA).

UNAIR berhasil meraih medali perak dengan mempresentasi inovasi bernama PINELICA (Pineapple Peel as Hair Care) yakni, inovasi dengan memanfaatkan limbah kulit nanas sebagai gel yang dapat digunakan sebagai masker dan krim untuk mengatasi ketombe.

Tim PINELICA terdiri atas (1) Teguh Dwi Saputro, mahasiswa FKp angkatan 2015, selaku ketua, (2) Fina Ainur Rohmah, FKp angkatan 2015, (3) Yenny P, FKp angkatan 2015 dan (5) Wildani Abdala N, FISIP angkatan 2015. Tim yang dibimbing Kusnanto ini mampu melewati tahap demi tahap dengan baik.

Empat mahasiswa berhasil meraih medali perak dalam kompetisi Seoul International Invention Fair (SIIF), Seoul, Kora Selatan pada Kamis-Sabtu (6-8/12/2018). Foto: UNAIR
Empat mahasiswa berhasil meraih medali perak dalam kompetisi Seoul International Invention Fair (SIIF), Seoul, Kora Selatan pada Kamis-Sabtu (6-8/12/2018). Foto: UNAIR

Menurut Teguh, ide awal inovasi timnya berasal dari banyaknya kulit nanas yang dibuang begitu saja sehingga menumpuk dan menjadi limbah. Padahal, kulit nanas mempunyai banyak kandungan yang bermanfaat bagi kesehatan rambut. Khususnya untuk mengatasi ketombe yang jadi masalah bagi manusia pada era modern saat ini.

”Kami berinovasi membuat sebuah gel dari ektrak kulit nanas yang dapat digunakan multifungsi. Yakni, dapat digunakan sebagai masker dan krim rambut dalam mengatasi ketombe yang tentu lebih praktis, ekonomis, aman, dan ramah lingkungan,” ungkapnya.

Diketahui, tim UNAIR bersaing dengan peserta dari total 606 invention dan 33 negara. Di antaranya, Arab Saudi, Taiwan, Thailand, Korea, Malaysia, Macau, Taiwan, dan Kroasia.

Para pesertanya berasal dari latar belakang yang beragam, mulai siswa SMP–SMA, mahasiswa, dosen, hingga peneliti. Yang dari Indonesia, total ada 70 tim yang turut serta, termasuk dari FKp UNAIR.


Sumber: Kompas.com

Pilih BanggaBangga100%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Tim Redaksi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Ini Cara Modalku dan Tokopedia Perkuat Arus Kas UMKM Sebelummnya

Ini Cara Modalku dan Tokopedia Perkuat Arus Kas UMKM

Asal Usul “Kolam Susu”, Dikenal Lewat Lagu Koes Plus Selanjutnya

Asal Usul “Kolam Susu”, Dikenal Lewat Lagu Koes Plus

0 Komentar

Beri Komentar