Kata Sponsor Liverpool, Ekonomi Indonesia Bisa Tembus 4 Besar Dunia

Kata Sponsor Liverpool, Ekonomi Indonesia Bisa Tembus 4 Besar Dunia

Ilustrasi uang koin © Jonathan Brinkhorst/Unsplash

Standard Chartered memprediksi 7 dari 10 negara berkembang saat ini, pada tahun 2030 akan menjadi negara dengan ekonomi terbesar di dunia. Indonesia ada di daftar itu, tapi bagaimana bisa?

Perusahaan perbankan yang menjadi sponsor klub sepak bola Liverpool FC ini, mengukurnya dari nominal Produk Domestik Bruto (PDB) berdasarkan paritas daya beli atau Purchasing Power Parity (PPP).

Dilansir dari Kompas.com, Tiongkok diprediksi akan menjadi negara dengan ekonomi terbesar di dunia pada 2030. Di bawahnya ada India, lalu Amerika Serikat di urutan ketiga, dan peringkat keempat dihuni Indonesia.

“Proyeksi jangka panjang kami didasarkan pada satu prinsip penting, (yaitu) porsi negara terhadap PDB dunia pada akhirnya harus menyatu dengan porsi mereka terhadap populasi dunia, didorong oleh konvergensi PDB per kapita antara negara maju dan berkembang,” terang ekonom Standard Chartered, David Mann, dikutip dari Kompas.com.

Di daftar 10 besar prediksi Standard Chartered, terlihat Indonesia mengungguli negara-negara besar saat ini, di antaranya adalah Rusia, Jepang, bahkan Jerman. Tak disangka, ketiga negara tersebut justru berada di tiga posisi terbawah.

Berikut ini adalah daftar 10 besar yang diprediksi Standard Chartered akan menjadi negara dengan ekonomi terbesar di dunia pada 2030.

  1. Tiongkok (nominal PDB: USD 64,2 triliun)
  2. India (nominal PDB: USD 46,3 triliun)
  3. AS (nominal PDB: USD 31 triliun)
  4. Indonesia (nominal PDB: USD 10,1 triliun)
  5. Turki (nominal PDB: USD 9,1 triliun)
  6. Brasil (nominal PDB: 8,6 triliun)
  7. Mesir (nominal PDB: 8,2 triliun)
  8. Rusia (nominal PDB: USD 7,9 triliun)
  9. Jepang (nominal PDB: USD 7,2 triliun)
  10. Jerman (nominal PDB: USD 6,9 triliun)


Sumber: Kompas.com

Pilih BanggaBangga67%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi33%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Rencana Beralih Ke Bus Listrik, Kapankah Transjakarta Berbahan Bakar Listrik Tersebut Bisa Terwujud? Sebelummnya

Rencana Beralih Ke Bus Listrik, Kapankah Transjakarta Berbahan Bakar Listrik Tersebut Bisa Terwujud?

Ini Daftar Operator Telko yang Sudah Menjajal Jaringan 5G di Indonesia Selanjutnya

Ini Daftar Operator Telko yang Sudah Menjajal Jaringan 5G di Indonesia

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.