Jakarta sedang mempertimbangkan untuk menggunakan bus listrik sebagaimana kota ini sedang bergerak menuju sistem transportasi yang lebih ramah lingkungan.

Operator bus kota, Direktur Utama Transjakarta, Agung Wicaksono mengatakan bahwa perusahaan ini akan melanjutkan studi kelayakan teknis tentang potensi penggunaan bus listrik setelah pertemuan dengan Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa pada hari Selasa di Jakarta.

Bus Transjakarta | Sumber: YouTube
Bus Transjakarta | Sumber: YouTube

"Karena dunia bergerak ke arah kendaraan listrik, gubernur juga meminta untuk bergerak ke arah itu," katanya di City Hall seperti dikutip oleh kompas.com.

Agung mengatakan studi ini akan memeriksa penyediaan dan operasi kendaraan listrik. Jika studi tersebut menunjukkan bahwa bus listrik dapat digunakan di kota Jakarta, Transjakarta akan melakukan studi lebih lanjut tentang mengkonversi bus yang menggunakan bahan bakar fosil dan gas.

“Kami telah diminta untuk mempelajarinya, tetapi kami memiliki target bahwa [studi] harus diselesaikan tahun ini,” katanya.

Wacana tentang bus listrik muncul pada pertengahan 2018. Pada Mei tahun lalu, Transjakarta merencanakan uji coba antara lima dan 10 bus listrik di kompleks olahraga Gelora Bung Karno untuk Asian Games 2018.

Bus listrik Navya yang dikenalkan di Asian Games 2018 | Sumber: Kompasiana
Bus listrik Navya yang dikenalkan di Asian Games 2018 | Sumber: Kompasiana

Presiden Joko “Jokowi” Widodo menyebutkan dalam Konvensi dan Pameran Asosiasi Perminyakan Indonesia ke-42 di Jakarta pada 2 Mei 2018, bahwa sejumlah negara menggunakan kendaraan listrik. Pada saat itu, Jokowi mengatakan sebuah kota di Tiongkok telah sepenuhnya mengkonversi sistem busnya menjadi sistem listrik pada tahun 2017. Negara tersebut juga mengkonversi 100 bus bahan bakar fosil menjadi bus listrik setiap tahun. Presiden mengatakan Jakarta harus mengikuti contoh-contoh ini.


Sumber: Jakarta Post

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu