Indonesia Fashion Week (IFW) tahunan akan diadakan untuk kedelapan kalinya dari 27 hingga 31 Maret di Jakarta Convention Center (JCC) di Jakarta Selatan.

Seperti dilansir dari kompas.com pada hari Rabu, IFW tahun ini akan fokus pada kekayaan budaya Kalimantan yang, menurut presiden IFW Poppy Dharsono, belum sering dipromosikan, dibandingkan dengan budaya dari daerah lain, seperti Jawa.

Keindahan Budaya Indonesia Mewarnai Hari Pertama Indonesia Fashion Week 2017 | Sumber: Glitzmedia
Keindahan Budaya Indonesia Mewarnai Hari Pertama Indonesia Fashion Week 2017 | Sumber: Glitzmedia

"Padahal, Kalimantan sebenarnya adalah rumah bagi beberapa etnis utama, seperti Melayu, Dayak, Banjar, Kutai, dan Dayak Panser, yang berkontribusi pada keunikan budaya daerah," kata Poppy pada konferensi pers di Jakarta, Rabu.

Mengenai temanya, desain tempat acara disebutkan akan didekorasi dengan suasana budaya Kalimantan. "[Termasuk] semua dekorasi. Saat memasuki venue, pengunjung akan disambut dengan simbol-simbol yang akan mengingatkan mereka pada Kalimantan."

Desainer yang berpartisipasi dalam acara tersebut juga menggunakan budaya Kalimantan sebagai inspirasi untuk koleksi mereka, termasuk motif dan warna, perhiasan, dan kain khas daerah tersebut.

Busana desain Vivi Zubedi yang berasal dari Kalimantan dan ditampilkan di New York Fashion Week | Sumber: Mentari Online
Busana desain Vivi Zubedi yang berasal dari Kalimantan dan ditampilkan di New York Fashion Week | Sumber: Mentari Online

"Semoga para desainer ini akan berkolaborasi dengan pengrajin lokal dan membeli [produk mereka]," tambah Poppy.

IFW dilaporkan akan mengadakan lebih dari 20 peragaan busana yang disajikan oleh para perancang terkemuka negara ini, serta menampilkan ratusan merek fashion lokal.


Sumber: Jakarta Post

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu