UI Luncurkan Rumah Sakit PTN Pertama di Indonesia, Ini Layanannya

UI Luncurkan Rumah Sakit PTN Pertama di Indonesia, Ini Layanannya

Universitas Indonesia © Wikiwand

Universitas Indonesia ( UI) meresmikan rumah sakit pendidikan tinggi negeri ( RS-PTN) pertama di Indonesia, Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI).

RSUI merupakan RS-PTN pertama di Indonesia dengan konsep Rumah Sakit Hijau (Green Hospital Concept) pada rancangan bangunannya sehingga ramah lingkungan dan berorientasi sepenuhnya pada keselamatan pasien. Pada 16 Januari 2019 lalu, RSUI resmi dibuka untuk umum.

Dilansir dari laman resmi UI (28/1/2019) dalam urusan pelayanan kesehatan, RSUI memiliki 10 jenis klinik terdiri dari Klinik Anak, Bedah, Gigi, Gizi, Jantung, Obgin, Penyakit Dalam, Saraf, Umum, dan Radiologi.

Rumah Sakit Universitas Indonesia. Foto: rs.ui.ac.id
Rumah Sakit Universitas Indonesia. Foto: rs.ui.ac.id

Layanan Unggulan

Selain itu, RSUI juga dilengkapi kapasitas 300 tempat tidur. Seluruh pelayanan tersebut didukung fasilitasdan sarana prasana terbaik.

Beberapa pelayanan unggulan ditawarkan RSUI yaitu pelayanan Neurokardivaskuler, Intensive Cardiology Care Unit (ICCU), dan Cath-lab.

Neurokardivaskuler merupakan program unggulan RSUI yang ditawarkan klinik saraf melibatkan kerja sama 2 departemen, yaitu neurologi dan kardiologi.

ICCU merupakan salah satu sarana pelayanan klinik jantung yang ditujukan untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi pasien penderita penyakit jantung yang membutuhkan perawatan dengan observasi ketat.

Cath-lab merupakan salah satu fasilitas pemeriksaan radiologi secara angiografi untuk proses diagnostiknya.

Rumah Sakit Universitas Indonesia. Foto: Antara
Rumah Sakit Universitas Indonesia. Foto: ANTARA Foto

Fitur Keselamatan dan Keamanan

RSUI dilengkapi fitur keselamatan pasien dan kenyamanan bagi semua orang yang beraktivitas di dalam gedung, antara lain:

Bangunan utama RSUI memiliki bantalan anti gempa untuk menahan guncangan gempa hingga 9.0 skala ritcher dengan aman.

Setiap lantai memiliki kompartemen tahan api dan bebas asap sebagai area aman saat terjadi musibah kebakaran dan untuk mempermudah evakuasi.

Ruang rawat inap dirancang dan ditata agar dapat memperoleh sinar ultra violet matahari sebanyak-banyaknya sebagai program pengendalian infeksi rumah sakit.

Bangunan untuk mesin generator listrik dan mesin penghembus udara sejuk terpisah dari bangunan, sehingga pasien dan seluruh staf RSUI dapat melakukan aktivitasnya secara produktif karena bebas dari getaran dan kebisingan.


Sumber: Kompas.com | Universitas Indonesia

Pilih BanggaBangga64%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang27%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau9%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Beribu Pesona Pulau Pantara di Kepulauan Seribu Sebelummnya

Beribu Pesona Pulau Pantara di Kepulauan Seribu

Perolehan Medali Sementara ASEAN School Games 2019 Selanjutnya

Perolehan Medali Sementara ASEAN School Games 2019

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.