Lagu "Lingsir Wengi" Mengundang Makhluk Halus? Baca Ini Terlebih Dahulu!

Lagu "Lingsir Wengi" Mengundang Makhluk Halus? Baca Ini Terlebih Dahulu!
info gambar utama

Lingsir wengi sliramu tumeking sirno
Ojo tangi nggonmu guling
Awas jo ngetoro
Aku lagi bang wingo wingo
Jin setan kang tak utusi
Dadyo sebarang
Wojo lelayu sebet

Pernah mendengarkan lagu tersebut? Lagu Lingsir wengi mulai terkenal pada tahun 2006. Saat itu film horor Indonesia yang berjudul “Kuntilanak” menggunakan lagu ini sebagai lagu temanya. Film yang disutradarai oleh Rizal Mantovani dan dibintangi oleh Julie Estelle sebagai tokoh utamanya itu sukses membuat masyarakat percaya bahwa lagu Lingsir Wengi digunakan untuk mengundang makhluk halus datang.

Namun ternyata tidak demikian, lagu yang diciptakan oleh Sunan Kalijaga - salah satu penyebar agama Islam di Tanah Jawa - itu bukan untuk memanggil mereka yang tak terlihat.

Sunan Kalijaga adalah salah satu penyebar agama islam di pulau Jawa, beliau mempunyai nama kecil Raden Said dan memiliki nama-nama lain seperti Lokajaya, Syekh Malaya, Pangeran Tuban, dan Raden Abdurrahman.

Sebutan “Kalijaga” diperoleh karena beliau sangat menyukai berendam di sungai yang berada di Cirebon. Beberapa pengamat juga mengatakan, nama Kalijaga diambil dari bahasa Arab, yaitu “Qadli Dzaqa” yang memiliki arti penghulu suci kesultanan.

Pada saat itu, Sunan Kalijaga menggunakan kesenian menjadi sarana dakwah, antara lain seni ukiran, wayang, gamelan, dan nyanyian. Lingsir Wengi adalah salah satunya.

sumber : unsplash

Kidung yang memiliki nama lain dari Lingsir Wengi yaitu kidung Rumekso Ing Wengi ini menggunakan pakem Gending Jawa, Macapat. Pakem yang digunakan pada Lingsir Wengi adalah pake Durma, yang memiliki suasana keras, sangar, suram, kesedihan, dan sesuatu yang mengerikan dalam kehidupan. Itulah mengapa Lagu ini dilantunkan dengan lembut dan menyayat hati.

Biasanya, kidung ini dinyanyikan oleh Sunan Kalijaga setelah Sholat Malam, hal ini berfungsi untuk menolak bala, mencegah makhluk halus ingin mengganggu. Pada liriknya, tersirat makna sebuah doa kepada Tuhan.

Berikut adalah lirik lagu aslinya beserta arti dalam Bahasa Indonesia :

Lingsir wengi sliramu tumeking sirno
Ojo tangi nggonmu guling
Awas jo ngetoro
Aku lagi bang wingo wingo
Jin setan kang tak utusi
Dadyo sebarang
Wojo lelayu sebet

Arti Dalam Bahasa indonesia :
Menjelang malam, dirimu akan lenyap
Jangan bangun dari tempat tidurmu
Awas jangan menampakkan diri
Aku sedang dalam kemarahan besar
Jin dan setan yang kuperintah (atau : Jin dan setan kuperintahkan
)
Menjadi perantara (atau : Jadilah apa saja)
Untuk mencabut nyawamu (atau : Jangan membawa maut)

Kidung ini juga biasanya dinyanyikan oleh para untuk menidurkan anaknya di ketika malam hari yang sunyi, dengan harapan agar si anak diberikan perlindungan oleh Tuhan.

--

Sumber : fchrz.wordpress.com, kaskus

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini