Kemenkeu Rangkul Generasi Muda dengan #UangKita. Apa Itu?

Kemenkeu Rangkul Generasi Muda dengan #UangKita. Apa Itu?

Ilustrasi generasi milenial © rawpixel/Unsplash

Jumlah mahasiswa yang meningkat tapi tidak dibarengi dengan besarnya pengetahuan, peran, dan partisipasi dalam isu-isu kebijakan publik, membuat Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Republik Indonesia terdorong untuk melakukan inovasi. Generasi #UangKita namanya, yang merupakan kolaborasi lintas sektor.

Kolaborasi ini ditujukan untuk meningkatkan perhatian, ketertarikan, dan pemahaman generasi muda mengenai kebijakan keuangan negara. Dengan demikian, diharapkan pemuda Indonesia punya visi dan semangat tinggi untuk memajukan bangsa melalui ide dan solusi inovatif berbasis teknologi.

Untuk mewujudkan mimpi itu, sebuah acara pun diadakan. Bernama hackathon Generasi #UangKita yang merangkul Kalibrr dan Accenture, kompetisi ini merangkul generasi muda yang unggul di beragam bidang, yang terbagi ke tiga archetypes yakni hustler, hacker, dan designer.

Para peserta di tiga archetypes ini akan berkesempatan mendapat pendampingan dari perwakilan kementerian dan pakar pemain industri teknologi. Mereka juga berhak mendapat kesempatan untuk mempresentasikan ide inovatif dan solusi teknologinya ke para penyusun regulasi di Kemenkeu. Solusi-solusi dan ide-ide ini nantinya akan menjadi masukan bagi Kemenkeu dalam merancang program komunikasi ke generasi milenial.

"Di tengah cepatnya kemajuan teknologi dan pertumbuhan populasi generasi muda usia produktif, kami terus berupaya untuk mencari ide dan inovasi terkini guna membantu penyusunan kebijakan yang lebih transparan serta memberikan ruang edukasi untuk publik. Dengan demikian pemerintah dapat bekerja secara maksimal dengan melibatkan partisipasi publik," terang Staf Khusus Kemenkeu RI, Mohamad Al-Arief.

Registrasi Generasi #UangKita telah dibuka secara online sejak 1 Januari 2019 sampai 31 Oktober mendatang, melalui laman resmi Kalibrr. Para pendaftar akan diseleksi langsung oleh Kemenkeu bersama Kalibrr dan Accenture, dan 30 peserta yang terpilih akan diumumkan di final hackathon pada 1-3 Maret 2019.

Sumber: PR Newswire

Pilih BanggaBangga100%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Kota-kota Populer untuk Berlibur saat Imlek Sebelummnya

Kota-kota Populer untuk Berlibur saat Imlek

Perairan di Indonesia dengan Kemunculan Lumba-Lumba (Bagian I) Selanjutnya

Perairan di Indonesia dengan Kemunculan Lumba-Lumba (Bagian I)

Aditya Jaya Iswara
@adityajoyo

Aditya Jaya Iswara

Tidak bisa masak tapi suka makan. Tidak bisa main bola tapi suka nonton bola.

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.