Kogabwilhan, Satuan Baru di TNI. Apa Tugasnya?

Kogabwilhan, Satuan Baru di TNI. Apa Tugasnya?

Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto © setkab.go.id

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

  • Kogabwilhan, akronim dari Komando Gabungan Wilayah Pertahanan
  • Fungsinya untuk mempermudah koordinasi saat ada konflik
  • Ditempatkan di pangkalan TNI di Natuna, Morotai, sampai Biak

Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto, pada Jumat (8/2) lalu mengumumkan pembentukan satuan baru di TNI. Kogabwilhan namanya, yang merupakan akronim dari Komando Gabungan Wilayah Pertahanan.

Dilansir dari Okezone.com, satuan Kogabwilhan berada langsung di bawah komando Panglima TNI. Komandannya adalah perwira tinggi berpangkat Letnan Jenderal, wakilnya berpangkat Mayor Jenderal, dan enam asisten berpangkat Brigadir Jenderal. Ini membuat Perpres no. 10 diubah jadi Perpres no, 62, karena ada 60 jabatan baru di TNI

Fungsi satuan ini untuk mengintegrasikan berbagai pangkalan TNI di Natuna, Morotai, sampai Biak. Dengan demikian, Kogabwilhan akan membuat koordinasi lebih mudah saat ada konflik, dan reaksinya pun lebih cepat.

Selain itu, adanya Kogabwilhan juga akan membantu menyusutkan jumlah perwira tinggi yang semakin menumpuk. Proses penyusutan akan dilakukan dalam tempo 3-5 tahun, yang diatur dalam Peraturan Panglima TNI no. 40 tahun 2018 tentang kenaikan pangkat.

“Kalau peraturan panglima itu berjalan terus pasti persoalan akan tuntas dengan sendirinya. Masalahnya dalam waktu 1-2 tahun ini kan banyak manusia dan harus ke mana ditempatkan. Itu perkiraan saya pribadi, masalah selesai dan tidak ada kelebihan perwira,” ucap Kepala Pusat Penerangan TNI, Mayjend Sisriadi, dikutip dari Media Indonesia.

Markas Kogabwilhan akan bertempat di sekitar Kepulauan Riau, karena di sana terdapat basis-basis pertahanan TNI seperti Pangkalan TNI AL (Lanal), Pangkalan Udara TNI AU (Lanud), dan Komando Resort Militer TNI AD (Korem).

“Akan kami letakkan di wilayah tengah, antara Batam dan Tanjung Pinang. Sehingga corong sampai ke Natuna jadi kena semua,” ungkap Hadi Tjahjanto, dikutip dari Merdeka.com.


Sumber: Merdeka.com, Okezone.com, Media Indonesia

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga68%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang11%
Pilih Tak PeduliTak Peduli11%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi11%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Ini Dia 5 Pulau Eksklusif di Kepulauan Seribu Sebelummnya

Ini Dia 5 Pulau Eksklusif di Kepulauan Seribu

Pawai Hadrat di Kaimana, Tradisi Rayakan Idulfitri Tanpa Sekat Selanjutnya

Pawai Hadrat di Kaimana, Tradisi Rayakan Idulfitri Tanpa Sekat

Aditya Jaya Iswara
@adityajoyo

Aditya Jaya Iswara

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.