Menyambut Pelabuhan Sibolga yang Lebih Luas

Menyambut Pelabuhan Sibolga yang Lebih Luas
info gambar utama

Pelabuhan Sibolga, yang terletak di pantai barat Sumatra Utara, diperkirakan akan mengalami peningkatan aktivitas setelah selesainya renovasi selama tiga tahun oleh operator pelabuhan milik negara Pelindo I.

Renovasi tersebut meliputi pembangunan multi-purpose baru dermaga mencakup 153 meter dan halaman kontainer. Dermaga dan struktur dolphin juga telah dirubah, sementara crane tetap telah dipasang untuk menata kembali terminal penumpang dan perluasan dermaga feri seluas 400 meter persegi.

"Ekspansi pelabuhan telah selesai dan kami berencana untuk meresmikan tahun ini,” kata Sekretaris Perusahaan Pelindo I SVP M. Eriansyah baru-baru ini.

Sebagai pelabuhan pengumpul, dermaga multi-fungsi Pelabuhan Sibolga yang baru akan menyediakan dermaga seluas 296 m untuk penambatan hingga empat kapal sekaligus untuk memfasilitasi pembongkaran dan pemuatan kargo dan orang-orang.

Pelabuhan Sibolga usai pengembangan | Sumber: Tribun
info gambar

Halaman kontainer, yang mencakup 6.000 meter persegi, memiliki kapasitas 20.000 unit setara 20-kaki (TEU) per tahun. "Untuk meningkatkan dan mempercepat bongkar muat barang, Pelabuhan Sibolga juga akan didukung oleh crane tetap, ”kata Eriansyah.

Dia menambahkan bahwa pengembangan pelabuhan akan membantu mengurangi biaya logistik karena pelabuhan tersebut telah melihat peningkatan lalu lintas barang.

Eriansyah mengatakan pelabuhan telah berkinerja lebih baik tahun lalu dengan 7.105 TEU yang tercatat pada 2018 dibandingkan dengan 6.739 TEU pada 2017. Pelabuhan ini juga melihat peningkatan 34,8 persen penumpang menjadi 73.085 orang pada 2018 dari 54.215 orang pada 2017.

“Kami optimistis Pelabuhan Sibolga akan tampil lebih baik di masa mendatang sehingga dapat membawa efek berganda bagi perekonomian negara dan meningkatkan kesejahteraan wilayah barat Indonesia, terutama Sumatera Utara,” katanya.

Pelabuhan Sibolga | Sumber: Jawa Pos
info gambar

Ekspansi pelabuhan adalah bagian dari upaya pemerintah pusat untuk mengembangkan daerah di luar Jawa dengan meningkatkan infrastruktur, dengan Presiden Joko" Jokowi "Widodo sebelumnya menekankan pentingnya pelabuhan mengingat kenyataan dua pertiga wilayah Indonesia adalah air.

Pelabuhan Sibolga terhubung dengan Pelabuhan Gunung Sitoli di Pulau Nias, memungkinkan orang untuk bepergian dan barang-barang untuk diangkut antara daratan Sumatra dan pulau tetangga.

General Manager Pelindo I Kantor Sibolga, Agust Deritanto, sebelumnya mengatakan perluasan Pelabuhan Sibolga juga diharapkan untuk meningkatkan pariwisata domestik, terutama di kotamadya Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah.

Ahmad Yais Limbong dari perusahaan manufaktur kayu yang berbasis di Sibolga PT Mujur Timber mengatakan perluasan pelabuhan akan berdampak positif tidak hanya bagi penumpang tetapi juga bagi perusahaan, karena crane tetap akan memudahkan pembongkaran dan pemuatan barang untuk ekspor dan impor.

"Sebagai pengguna pelabuhan, saya menghargai pengembangan Pelabuhan Sibolga. Saya bisa langsung merasakan dampak positifnya," katanya.

Pelabuhan Sibolga adalah salah satu dari tiga pelabuhan di Sumatera Utara bersama dengan Pelabuhan Belawan di ibu kota provinsi, Medan, dan Kuala Tanjung. Pelabuhan di Kabupaten Batubara, keduanya terletak di pantai timur provinsi.


Sumber: Jakarta Post

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini