Menjadi Negara Eksportir Ikan Hias Terbesar di Dunia? Bisakah?

Menjadi Negara Eksportir Ikan Hias Terbesar di Dunia? Bisakah?

unsplash

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

"Komoditas yang meningkat signifikan yaitu ikan hias seperti guppy, koki, cupang, corydoras, dan koi," kata Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KPP) Slamet Soebjakto ketika menjelaskan bahwa produksi ikan hias Indonesia terus meningkat akhir-akhir ini.

Hal ini membuat Indonesia semakin berniat untuk menjadi eksportir ikan hias nomor satu di dunia. Produksi ikan hias dalam negeri meningkat rata-rata 13.17% dari tahun 2015-2018. Detailnya jumlah produksi komoditas yang cukup signifikan yaitu, guppy (82,5 %), koki (61,7 %), corydoras (38,6 %), cupang (16,4 %), dan koi (8,9 %).

Sumber : unsplash

Slamet mengatakan, ini adalah peluang luar biasa. Pihaknya bercita-cita ingin menjadikan Indonesia negara eskportir ikan hias nomor satu di dunia. Selain itu, kondisi pasar di internasional juga lebih terbuka.

"Kita bisa langsung menjual ke Abu Dhabi, kita bisa langsung kirim ikan hias ke Hawaii. Ini kesempatan luar biasa untuk ke depan genjot ikan hias," seru Slamet dikutip dari Kompas.

Pada tahun 2015, Indonesia dapat memproduksi ikan hias sekitar 1,3 miliar ikan hias dengan nilai produksi sekitar Rp 2,83 triliun. Pada tahun 2018, produksi tersebut mengalami kenaikan yaitu sekitar 1,8 miliar ikan hias dengan nilai produksi sekitar Rp 4,3 triliun. Target produksi ikan hias pada tahun ini sekitar 2,3 miliar ikan hias.

--

Sumber : Kompas

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga43%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang29%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau29%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Argo Bromo Anggrek, Sang Legenda yang Enggan Tua Sebelummnya

Argo Bromo Anggrek, Sang Legenda yang Enggan Tua

Sejarah Hari Ini (4 Juli 1927) - Pembentukan PNI oleh Sukarno dan Cipto Mangunkusumo Selanjutnya

Sejarah Hari Ini (4 Juli 1927) - Pembentukan PNI oleh Sukarno dan Cipto Mangunkusumo

Fachrezy Zulfikar
@fachrezy

Fachrezy Zulfikar

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.