BNI Java Jazz 2019: 11 Panggung, 100 Penampil, dari 10 Negara

BNI Java Jazz 2019: 11 Panggung, 100 Penampil, dari 10 Negara
info gambar utama
  • BNI Java Jazz 2019 mengadakan konferensi pers untuk membeberkan serba-serbi pertunjukan akbar yang ke-15 ini.
  • Di tahun ini, tema yang diusung adalah Broadway dan Motown.
  • Ada 100 penampil yang terbagi ke 11 panggung selama tiga hari penyelenggaraan.

Jelang acara yang digelar pada 1-3 Maret 2019, BNI Java Jazz mengadakan konferensi pers di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Rabu (27/2). Dalam perjumpaan dengan awak media tersebut, para figur di balik layar Java Jazz 2019 mengungkapkan serba-serbi pertunjukan yang ke-15 ini.

Bertempat di Jiexpo Kemayoran, BNI Java Jazz 2019 akan menampilkan 100 performers di 11 panggung. Jumlah penampil itu terbagi ke 65 band atau penyanyi lokal, dan 35 band atau penyanyi dari luar negeri yang didatangkan dari 10 negara.

Para penampil dari dalam negeri di antaranya adalah Andien, Isyana Sarasvati, Kahitna, Yura Yunita, Sheryl Sheinafia, Afgan, Akustik Tohpati feat. Sheila Majid, Dewa Bujana feat. Mohini Dey & Soimah, Harvey Malaihollo, Kunto Aji, Hi-Vi!, dan masih banyak lagi.

Kemudian untuk para penyanyi dan band dari luar negeri, antara lain band legendaris TOTO, Gabriella Wilson alias H.E.R. (Having Everything Related) yang baru saja mendapat dua penghargaan Grammy 2019 untuk kategori album R&B terbaik dan penampilan R&B terbaik, Raveena, R+R=Now, dan lain-lainnya.

Tema yang diangkat di edisi kali ini adalah Broadway dan Motown. Menurut penjelasan dari Direktur Utama Java Jazz Festival 2019, Dewi Gontha, tema ini dipilih lantaran bertepatan dengan edisi ke-15 Java Jazz.

“Karena 15 tahun sangat festive, jadi mengejar banyak lampu,” tuturnya.

Harga tiket harian BNI Java Jazz dibanderol Rp 900 ribu, sedangkan tiket terusan selama tiga hari dijual Rp 1.950.000 per orang. Ada juga harga khusus untuk special show dari Raveena seharga Rp 250 ribu, H.E.R. seharga Rp 200 ribu, dan TOTO yang dipatok dengan nominal Rp 510 ribu.

Tiket masuk Java Jazz 2019 memiliki keunikan tersendiri karena berbentuk gelang TapCash. Nantinya usai acara gelang tersebut masih bisa dipakai untuk transaksi di minimarket, commuter line (KRL), dan beli karcis jalan tol.

“Tahun ini semua pengunjung akan diberikan gelang TapCash yang akan berfungsi sebagai tiket akses masuk dan alat transaksi,” terang DIrektur Retail Banking BNI Jakarta. Tambok P. Setyawati.***

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini